,

Seorang Pemuda Gaza Kembali Tewas saat Demo Anti-Israel

oleh
Warga Gaza demo Anti-Israel
Warga Gaza demo Anti-Israel

JALUR GAZA – Seorang warga Palestina kembali tewas sementara lebih dari 35 lainnya terluka ketika pasukan Israel menembaki para pengunjuk rasa di Jalur Gaza yang terkepung.

Ashraf al-Qedra, juru bicara Kementerian Kesehatan Gaza, mengatakan bahwa Rami Qahman yang berusia 28 tahun menyerah pada cedera yang dideritanya selama berunjuk rasa di timur kota Rafah pada hari Jumat sebelumnya.

Baca: Ditembak Militer Israel, Pemuda Palestina ini Akhirnya Tewas

Menurut laporan itu, enam dari yang terluka adalah anak-anak sementara sembilan lainnya adalah perempuan.

Ketegangan terus meningkat di dekat pagar antara Jalur Gaza yang terkepung dan wilayah yang diduduki Israel sejak 30 Maret, yang menandai dimulainya serangkaian protes yang dijuluki “The Great March of Return.” Para pengunjuk rasa Palestina menuntut hak untuk kembali bagi mereka yang dipaksa keluar dari tanah air mereka.

Setidaknya 219 orang Palestina telah dibunuh oleh pasukan Israel sejak akhir Maret. Hampir 22.000 warga Palestina juga menderita luka-luka.

Baca: Delegasi Israel di Riyadh, Netanyahu Minta AS Dukung Bin Salman

Bentrokan di Gaza mencapai puncaknya pada 14 Mei, menjelang peringatan ke-70 Hari Nakba (Hari Bencana), yang bertepatan tahun ini dengan relokasi kedutaan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem Timur al-Quds yang diduduki.

Juga pada hari Jumat, pemakaman diadakan untuk seorang pria muda Palestina yang tewas di tangan Israel. Mohammad A’ala Abou Sharbin, 20 tahun, ditembak mati oleh pasukan Israel selama aksi anti-pendudukan di sepanjang pagar pada hari Kamis. (SFA)