,

Sekjen Hizbullah: Kemenangan Bangsa Yaman Sudah Sangat Dekat

oleh

BEIRUT – Dalam pidato siaran langsung memperingati Hari Martir Hizbullah pada Sabtu sore (10/11) kemarin, Sekretaris Jenderal Hizbullah, Sayyed Hassan Nasrullah, menggambarkan permintaan oleh pemerintah Presiden AS Donald Trump untuk gencatan senjata di Yaman sebagai tipuan, menyatakan bahwa keraguan melingkupi saat  panggilan seperti itu diutarakan.

Kepala Hizbullah itu juga meminta bangsa Yaman untuk tetap bersabar dan bertahan karena mereka sudah sangat dekat dengan kemenangan.

BacaNashrallah: Hizbullah akan Balas Setiap Serangan Israel ke Lebanon.

Sayyed Nasrallah juga mengkritik komunitas Internasional yang beramai-ramai mengeluarkan kecaman atas pembunuhan jurnalis pembangkang terkemuka Saudi, Jamal Khashoggi, namun menutup mata terhadap kejahatan Saudi dan kekejaman kerajaan itu terhadap negara tetangga mereka, Yaman.

BacaNasrallah: Normalisasi Hubungan Arab-Israel Bongkar Kemunafikan Mereka.

Dalam kesempatan yang sama, ia juga dengan keras mengutuk hukuman seumur hidup yang baru-baru ini dijatuhkan kepada pemimpin ulama terkemuka dan pemimpin oposisi Bahrain,  Sheikh Ali Salman, mengatakan bahwa keputusan Pengadilan Banding untuk membatalkan pembebasannya membuktikan bahwa rezim Al Khalifah yang berkuasa bersifat opresif. [Sfa]