,

Rusia Segera Bangun Pusat Nuklir di Serbia

oleh

BEOGARD – Seorang pejabat senior Rusia mengisyaratkan kemungkinan besar dicapainya kesepakatan untuk mendirikan pusat nuklir di Serbia saat kunjungan Presiden Vladimir Putin ke ibu kota negara itu, Beograd.

“Mudah-mudahan, [perjanjian] itu dapat ditandatangani selama kunjungan presiden kami, hal ini memiliki kemungkinan besar,” ujar Wakil Perdana Menteri Rusia Yuri Borisov pada hari Jumat (09/11) dalam sebuah konferensi pers di Beograd setelah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri dan Deputi Pertama Perdana Menteri Serbia, Ivica Dacic, sebagaimana dilaporkan Kantor berita negara Rusia, TASS.

Menggarisbawahi tingkat kesiapan yang tinggi untuk kesepakatan itu, Borisov menambahkan: “Jika kita berbicara tentang esensi kerjasama, ini adalah kerja sama dalam bidang pengembangan nuklir damai dan juga penggunaan isotop Rusia demi penelitian medis dan diagnosa medis di Serbia.”

“Ini adalah tonggak baru dalam hubungan kami,” kata pejabat Rusia itu lebih lanjut, menunjukkan bahwa negosiasi untuk perjanjian dengan pihak Serbia itu dilakukan oleh wakil CEO perusahaan negara Rusia, Rosatom, Nikolai Spassky.

Presiden AS Donald Trump telah mengkonfirmasikan laporan bahwa pemerintahannya berencana untuk membatalkan Perjanjian Intermediate-range Nuclear Forces (INF) dengan Rusia atas klaim bahwa Moskow telah melanggar kesepakatan senjata nuklir era Perang Dingin. Presiden AS itu lebih lanjut bersumpah akan perkembangan Amerika dari senjata penghancur massal seperti itu. [Sfa]