,

Nasrallah: Normalisasi Hubungan Arab-Israel Bongkar Kemunafikan Mereka

oleh

BEIRUT – Sekjen Hizbullah, Sayyed Hassan Nashrullah, mengecam upaya oleh negara-negara regional tertentu untuk menormalkan hubungan diplomatik dengan rezim Israel. Kecaman ini disampaikan saat pidato siaran langsung dalam peringatan Hari Kesyahidan Hizbullah, dihadapan para pendukung gerakan perlawanan tersebut di Beirut, Lebanon, pada Sabtu sore (10/11).

“Bangsa Palestina yang terhormat, jangan bersedih atas tawaran normalisasi! Apa yang telah terjadi di belakang layar untuk waktu yang lama sekarang terjadi secara terang-terangan dan tanpa malu-malu. Upaya normalisasi saat ini akan mengakhiri kemunafikan Arab, dan akan menghancurkan topeng penipu dan orang-orang munafik, ”kata Nasrallah mengacu pada kemesraan beberapa negara Arab dengan Israel saat ini.

Ia lebih lanjut mencatat bahwa demonstrasi di Jalur Gaza yang dikuasai Israel, yang dijuluki “The Great March of Return” dan menuntut hak untuk kembali bagi bangsa Palestina yang terusir dari tanah air mereka, “memenuhi hati kita dengan harapan bahwa Palestina tidak akan menyerah pada tekanan sama sekali”.

“Seandainya rakyat Suriah dan pemerintah tidak bertahan dengan tekanan oleh Tel Aviv, maka (saat ini) kita akan menyaksikan (Perdana Menteri Israel Benjamin) Netanyahu berpawai di Damaskus,” kata Nasrallah.

Sekretaris Jenderal Hizbullah itu juga memuji kesamaan sikap Iran (dengan Hizbullah) terhadap masalah Palestina, dan menyatakan bahwa sanksi terhadap Republik Islam itu tidak akan berpengaruh pada gerakan mereka. [Sfa]