,

Analis: Pemangkasan Produksi Minyak adalah Kemenangan Iran

oleh

MISSOURI – Keberhasilan baru-baru ini yang dibuat Iran untuk dibebaskan dari pemangkasan produksi minyak oleh Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC) menurut seorang komentator menunjukkan bahwa suara Tehran didengar, meskipun ada tekanan dan sanksi AS.

Setelah dua hari pembicaraan di markas OPEC di Wina, negara-negara OPEC dan non-OPEC, termasuk Rusia, pada hari Jumat mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi minyak mereka mulai 1 Januari 2019 dalam upaya untuk menaikkan harga minyak mentah. Namun, kesepakatan hari Jumat membebaskan Iran, bersama dengan Venezuela dan Libya.

Dalam wawancara dengan Press TV pada hari Sabtu (08/12), Dean Henderson, seorang komentator politik, mengatakan bahwa “bisa jadi ini adalah benar-benar kemenangan bagi Iran yang mendapatkan pengecualian pasca dikenakannya kembali sanksi Amerika Serikat terhadap mereka. Jadi, Iran keluar dari sini dalam kondisi yang cukup bagus. ”

Henderson menekankan bahwa fakta Iran mendapat pengecualian menunjukkan bahwa Iran dapat mencapai posisi tertinggi di OPEC, sementara selama ini pengaruh Arab Saudi pada organisasi itu tidak mengijinkan suara negara-negara anggota lainnya didengar. [Sfa]