,

Sejumlah Senator AS Ajukan Resolusi Tuntut MBS atas Pembunuhan Khashoggi

oleh
Putra Mahkota Arab Saudi (MbS)
Putra Mahkota Arab Saudi (MbS)

WASHINGTON – Sebuah kelompok bipartisan senator AS di Kongres telah memperkenalkan resolusi yang secara resmi menuntut tanggung jawab Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman atas pembunuhan jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi, serta perannya dalam kekejaman Saudi yang dilakukan selama perang di Yaman.

Proposal, yang dibawa oleh enam senator dari kedua partai politik pada hari Rabu (05/12) itu , menyatakan dengan “tingkat kepercayaan tinggi” bahwa pemimpin de facto Arab Saudi yang juga dikenal sebagai Mbs itu “terlibat” dalam pembunuhan Khashoggi.

baca: Iran: Khashoggi Dibunuh Setelah Mendapat Lampu Hijau dari Trump

Khashoggi menghilang setelah memasuki konsulat Saudi di kota Istanbul Turki pada 2 Oktober.

Riyadh pertama menyangkal dan memberikan laporan yang bertentangan tentang apa yang terjadi, sebelum mengakui beberapa minggu kemudian bahwa jurnalis yang berbasis di AS tewas di dalam konsulat.

Sementara laporan intelijen Turki dan Amerika menunjukkan bahwa Mbs terlibat dalam pembunuhan itu, Trump telah berusaha untuk membela sang pangeran dengan alasan bahwa menghukumnya akan merugikan kepentingan politik dan keuangan AS di kawasan dan di atas segalanya, menyakiti Israel.

baca: Saudi Akan Eksekusi 5 Pembunuh Khashoggi untuk Selamatkan MbS

Langkah para senator itu diambil meskipun ada dukungan Presiden yang tegas untuk Pangeran Mahkota.

“Resolusi ini, tanpa dalih, secara definitif menyatakan bahwa putra mahkota Arab Saudi terlibat dalam pembunuhan Khashoggi dan telah menjadi bola liar yang merusak kawasan serta membahayakan kepentingan keamanan nasional kami di berbagai bidang,” kata Senator Republik Lindsey Graham, sekutu dekat Trump.

baca: CIA Sebut Putra Mahkota Saudi (MbS) Aktor Dibalik Pembunuhan Khashoggi

Graham adalah salah satu sponsor dari resolusi yang tidak mengikat ini. Lima senator lainnya meliputi  Marco Rubio dan Todd Young dari Republik, serta Dianne Feinstein, Ed Markey, dan Chris Coons dar Demokrat. (SFA)