,

Operasi Militer Zionis di Perbatasan Untuk Selamatkan Wajah Netanyahu

oleh
PM Israel
PM Israel

LEBANON – Para analis telah meragukan tentang tujuan yang dinyatakan oleh Israel terkait operasi militer, dan menggambarkannya sebagai upaya oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mengalihkan perhatian dari skandal korupsi yang melilit dirinya.

Analis regional terkemuka Abdel Bari Atwan, pemimpin redaksi Rai al-Youm, menulis pada hari Selasa bahwa perdana menteri Israel sedang berjuang untuk menyelamatkan karir politiknya dan menghindari jeruji penjara karena kasus korupsi, dengan mengumumkan operasi semacam itu.

Dia juga mengatakan operasi itu diluncurkan tak lama setelah pertemuan Netanyahu dengan Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo di ibukota Belgia, dan menekankan bahwa perdana menteri telah berada di Brussels untuk meminta bantuan Pompeo.

BacaHizbullah ke Israel: Jangan Gegabah, Tidak Ada Agresi yang Tak Terjawab.

Miko Peled, mantan anggota tentara Israel yang kini menjadi aktivis pro-Palestina, juga percaya bahwa operasi Israel sebenarnya dimaksudkan untuk mengalihkan opini publik dari penyelidikan korupsi Netanyahu.

“Kemarin, jika Anda melihat dokumen-dokumen, ada beberapa yang menyebutkan tuduhan korupsi. Hari ini, di Lebanon selatan dan terowongan Hizbullah, itu semua adalah permainan Netanyahu dengan staf keamanan, dengan para jenderal dan sebagainya. Jadi ini adalah PR besar dan hadiah politik yang dia dapatkan ketika (mantan menteri urusan militer) Lieberman mengundurkan diri, dan sekarang dia memanfaatkannya,” kata Peled kepada kantor berita Sputnik. [Sfa]