,

Jabhat Nusra Peroleh 100 Drone untuk Serangan Kimia di Suriah

oleh

SURIAH – Kelompok teroris Jabhat Fateh al-Sham atau Jabhat Al-Nusra, dilaporkan memperoleh 100 pesawat tak awak melalui seorang pedagang Turki untuk digunakan dalam serangan-serangan kimia terhadap pasukan pemerintah di provinsi barat laut Idlib.

Sumber-sumber lokal, yang berbicara tanpa menyebut nama, mengatakan kepada kantor berita Sputnik bahwa pesawat tak berawak itu telah diangkut dari kota Harem, yang terletak dekat perbatasan dengan Turki, ke posisi militan di kota Ma’arrat Misrin.

Drone telah diserahkan kepada teroris Maroko dan Libya, sumber-sumber itu menambahkan.

“Teroris bekerja di bawah pengawasan seorang ahli Inggris untuk membuat modifikasi pada drone menjadi lebih ringan, dan mampu membawa cangkang kecil yang sarat dengan bahan kimia beracun,” kata sumber tersebut.

Pada 22 November, kantor berita Sputnik melaporkan bahwa para ahli Perancis telah tiba di kota Idlib untuk meningkatkan daya ledak misil, yang berada dalam daftar kelompok militan Takfiri yang disponsori asing, dan memuatnya dengan kimia beracun.

Sumber-sumber lokal, meminta untuk tidak disebutkan namanya, mengatakan para profesional menggunakan amunisi dalam serangan kimia palsu yang dilakukan oleh teroris sebagai dalih bagi Amerika Serikat dan sekutunya untuk meluncurkan serangan udara yang mungkin terjadi pada pasukan pemerintah Suriah.

Teroris Jabhat Fateh al-Sham mengangkut 200 drone dari kota Sarmada al-Muhandseen di kota Idib saat para ahli Turki dan Chechen membuat modifikasi teknis dan elektronik. Kendaraan udara tak berawak telah memasuki wilayah Suriah sebelumnya melalui Turki. [Sfa]