,

HEBOH! Macron Tegur Mohammed bin Salman Soal Khashoggi

oleh

ARGENTINA – Percakapan Presiden Prancis Emmanuel Macron dengan Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MBS) di sela-sela KTT G20 menjadi viral di media sosial.

Keduanya bertatap muka di sela-sela KTT G20 di ibu kota Argentina, Buenos Aires, hari Jumat waktu setempat.

Macron menyampaikan pesan “sangat tegas” kepada MBS soal kasus pembunuhan Khashoggi dan perang di Yaman.

Dalam percakapan rahasia yang terekam video, Macron dengan nada serius mengatakan bahwa MBS tak pernah mendengarkannya. Di ujung percakapan, MBS tertawa.

Berikut terjemahan penggalan percakapan kedua pemimpin tersebut;

MBS: “Jangan khawatir”

Macron: “Saya khawatir. Saya khawatir …”

MBS: “Dia memberi tahu saya. Terima kasih.”

Macron: “Saya tidak mau …”

MBS: “Tidak”

Macron: “Anda tidak pernah mendengarkan saya”

MBS: “Saya akan mendengarkan, tentu saja”

Macron: “Tidak mendengar”

MBS: “Ok, saya bisa menghadapinya”

Macron: “Saya adalah orang yang sesuai dengan kata-kata saya”

Menurut bocoran dari laporan rahasia CIA, Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman mengirim sekitar belasan pesan kepada pemimpin tim pembunuh jurnalis pembangkang Jamal Khashoggi, pada jam sebelum dan sesudah kematian wartawan itu pada bulan Oktober.

Menurut laporan CIA yang sangat rahasia yang dikutip oleh The Wall Street Journal (WSJ) pada hari Sabtu (01/12) itu, pemimpin de facto Arab Saudi, yang dikenal oleh media sebagai MBS, mengirim kepada Saud al-Qahtani, seorang ajudan tertingginya yang kemudian dipecat, setidaknya 11 pesan yang dikirim di saat terjadinya tindak kejahatan pembunuhan tersebut.

Menurut laporan rahasia CIA seperti dikutip oleh situs politik The Hill dari WSJ, Bin Salman telah menginstruksikan orang-orangnya pada bulan Agustus 2017 bahwa mereka mungkin bisa memancing [Khashoggi] di luar Arab Saudi dan menyusun rencana, jika putra mahkota tidak bisa meyakinkan wartawan Saudi yang tinggal di Amerika Serikat itu untuk kembali ke Arab Saudi. [Sfa]