, , ,

Tentara Suriah Rayakan Kemenangan Setelah Lenyapkan ISIS dari Sweida

oleh

DAMASKUS – Tentara Suriah menyatakan telah membersihkan teroris Daesh Takfiri dari benteng terakhir mereka di selatan, di mana mereka telah bertahan selama berbulan-bulan.

Pasukan pemerintah membuat pengumuman itu dalam sebuah pernyataan pada hari Senin, mengatakan mereka telah mengambil kendali penuh atas wilayah berbukit Tulul al-Safa, yang terletak di antara provinsi-provinsi Damaskus dan Sweida.

Tentara juga mengatakan sejumlah besar persenjataan ringan dan menengah telah ditemukan menyusul kemenangan atas ISIS Takfiri.

“Mengikuti serangkaian operasi militer yang akurat dan terfokus, pasukan bersenjata kami yang gagah berani telah membangun kontrol penuh atas wilayah Tulul al-Safa, melenyapkan para teroris Daesh yang ditempatkan di sana, dan menyita sejumlah besar senjata ringan dan menengah,” kata pernyataan itu.

BacaReuni 212 Mobilisasi Massa atas Nama Agama.

Angkatan bersenjata juga memuji pembebasan sebagai pencapaian yang sangat penting mengingat bahwa area seluas 380 kilometer persegi di selatan negara itu telah dibersihkan dari terorisme.

Kantor berita resmi Suriah, SANA, menegaskan sehari sebelumnya bahwa unit-unit militer telah membuat “kemajuan signifikan terhadap depot-depot teroris Daesh di Tulul al-Safa” dan menewaskan banyak ekstremis selama operasi kontra-terorisme.

Tentara Suriah telah memerangi Daesh di Sweida sejak Juli, ketika teroris Takfiri melancarkan serangan mematikan terhadap komunitas minoritas Druze di provinsi itu.

ISIS menewaskan lebih dari 250 warga Suriah dan menculik sekitar 30 orang dalam serangan pada 25 Juli. Sebagian besar sandera telah dibebaskan, tetapi sisanya tampaknya telah mati atau dieksekusi.

Selama beberapa bulan terakhir, pasukan Suriah, yang didukung oleh angkatan udara Rusia dan penasihat militer Iran, telah membuat keuntungan besar terhadap unsur-unsur Takfiri yang disponsori asing yang telah menimbulkan kekacauan di negara Arab sejak 2011.

Pasukan pro-pemerintah telah berhasil mendapatkan kembali kendali atas sebagian besar wilayah Suriah. (SFA)