,

Iran Akan Kerahkan Pasukan Perdamaian di Idlib dan Aleppo

oleh

TEHRAN – Mayor Jendral Mohammad Ali Jafari, komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mengungkapkan bahwa Tehran akan mengerahkan pasukan penjaga perdamaian dekat daerah yang dikuasai oleh oposisi Suriah atas permintaan resmi dari pemerintah Damaskus.

“Mengingat pembicaraan perdamaian yang sedang berlangsung, pemerintah Suriah telah meminta Iran untuk mengatur unit sebagai pasukan penjaga perdamaian di Idlib dan barat laut Aleppo,” Mayor Jenderal Jafari mengatakan kepada wartawan di kota Qazvin, menurut outlet berita Southfront.

Komandan IRGC menambahkan bahwa pasukan yang akan segera dikerahkan di Suriah, akan dibatasi jumlahnya dan hanya akan melaksanakan misi perdamaian. Mayjen Jafari juga mengungkapkan bahwa hanya relawan yang dikerahkan di negara yang dilanda perang.

“Semua orang yang hadir di Suriah telah secara sukarela melakukannya dan sebagian besar penasihat,” kata Jafari.

Iran adalah salah satu anggota utama pembicaraan Astana bersama dengan Rusia dan Turki. Di bawah kesepakatan yang dicapai selama pembicaraan, pasukan Iran membentuk tujuh pos pengamatan antara Aleppo dan Lattakia. Pasukan penjaga perdamaian yang baru kemungkinan akan ditempatkan di beberapa pos ini.

AS telah meningkatkan tekanan militer, ekonomi, dan politiknya terhadap Iran sejak awal tahun ini untuk memaksanya mundur dari Suriah. Namun, tekanan Washington tampaknya menjadi bumerang dan memotivasi Damaskus dan Teheran untuk meningkatkan kerja sama mereka. [Sfa]