,

Perang Yaman dan Khashoggi Agenda Utama Kunjungan Menlu Inggris ke Saudi

oleh

LONDON – Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt akan tiba di Arab Saudi pada hari Senin. Ia akan mempertanyakan penguasa kerajaan tentang kelanjutan perang yang mematikan terhadap rakyat Yaman sambil mendesak mereka untuk menjelaskan pembunuhan jurnalis dan kritikus Jamal Khashoggi.

Hunt akan mengadakan pembicaraan dengan Raja Salman, dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman setelah ia mendarat di Riyadh, seorang juru bicara mengkonfirmasi ke media Inggris.

Hunt pada hari Minggu, mengatakan bahwa ia akan mencoba menghentikan agresi militer Saudi yang sedang berlangsung di Yaman, selama perjalanannya yang juga akan berkunjung ke Uni Emirat Arab, salah satu sekutu kunci Riyadh dalam perang.

Arab Saudi telah menabuh genderang perang darah di Yaman lebih dari tiga tahun lalu dengan tujuan yang dinyatakan untuk menghapus Gerakan Houthi Ansarullah dari kekuasaan dan mengembalikan mantan presiden Abd Rabbuh Mansour Hadi yang buron hingga kini.

Perang telah menewaskan ribuan warga sipil Yaman, dan menghancurkan infrastruktur penting negara miskin itu, menempatkan jutaan orang di ambang kelaparan dan mengekspos wabah kolera mematikan yang telah memakan lebih dari 2.000 jiwa.

Kekejaman dan kejahatan Saudi di Yaman telah menyeret AS dan Inggris, yang keduanya memberi Saudi senjata dan intelijen selama perang.

Riyadh dan sekutu regionalnya mengabaikan seruan diakhirinya perang dan meningkatkan upaya mereka untuk merebut kota pelabuhan strategis, Hudaydah, sebagai modal untuk menekan Yaman dalam pembicaraan perdamaian di masa depan.

“Satu-satunya solusi sekarang adalah keputusan politik untuk menyisihkan senjata dan mengejar perdamaian. Inggris memiliki posisi yang unik, baik sebagai pemegang keputusan di dewan keamanan PBB dan sebagai pemberi pengaruh utama di kawasan ini, jadi hari ini saya bepergian ke Teluk untuk menuntut semua pihak berkomitmen pada proses ini,” kata Hunt.

Sementara di UAE, Hunt akan melanjutkan kasus Matthew Hedges yang sedang berlangsung, seorang mahasiswa Inggris berusia 31 tahun yang ditahan di Bandara Dubai pada bulan Mei atas tuduhan spionase.

Perjalanan Hunt adalah yang pertama oleh seorang menteri Inggris sejak pembunuhan Khashoggi di konsulat Saudi di Istanbul lebih dari sebulan lalu.

Hunt mengatakan dia akan meminta komunitas intelijen Saudi untuk meningkatkan kerja sama dengan para pejabat Turki dan membantu mereka sampai ke rincian pembunuhan.

“Masyarakat internasional tetap bersatu dalam ketakutan dan kemarahan atas pembunuhan brutal Jamal Khashoggi sebulan yang lalu. Jelas tidak dapat diterima bahwa keadaan penuh di balik pembunuhannya masih belum jelas,” kata Hunt menjelang perjalanan.

“Kami mendorong pihak berwenang Saudi untuk bekerja sama sepenuhnya dengan penyidik Turki soal kematiannya, sehingga kami memberikan keadilan bagi keluarganya dan dunia yang menyaksikan.” [Sfa]