,

Dukungan Artis Hollywood pada Tentara Israel Banjir Kecaman

oleh

HOLLYWOOD – Laporan MEMO pada Jum’at (10/11) menyebut bahwa kampanye online melawan dukungan bintang-bintang Hollywood terhadap tentara Israel diluncurkan minggu ini.

Tim Palestine, organisasi di balik kampanye ini, menciptakan tagar #HollywoodFundsTerror di Twitter untuk mengecam dukungan bintang Hollywood terhadap tentara Israel dan penggalangan dana 60 juta dolar dalam sebuah upacara di New York.

Sementara itu pengguna sosial lain menulis kepada sejumlah selebriti di halaman media sosial mereka yang meminta mereka untuk berhenti mendukung tentara Israel karena keterlibatan dalam kejahatan perang, serta tindakan ilegal dan tidak manusiawi.

Para selebritis Hollywood berkumpul untuk acara tahunan Gala Pertahanan Pasukan Israel [FIDF] pekan lalu. Acara ini menghasilkan rekor 60 juta dolar bagi militer Israel, yang terus menerima miliaran bantuan dari Washington.

Di antara tamu Gala Wilayah Barat adalah aktor Amerika Ashton Kutcher, aktor Skotlandia Gerard Butler dan rapper Amerika Pharrell Williams, yang memberikan pertunjukan.

Konferensi tersebut mengumpulkan hampir 60 juta dolar donasi untuk tentara Israel, jumlah terbesar yang diperoleh dalam satu hari sejak pendirian FIDF pada tahun 1981. Organisasi tersebut memperoleh 6 juta dolar tahun lalu, menandai peningkatan 10 kali lipat tahun ini. Sumbangan akan diberikan kepada tentara Israel dan keluarga mereka serta  digunakan untuk beasiswa akademik bagi para veteran.

Penggalangan dana tersebut memicu reaksi keras di Twitter, dengan satu pengguna Twitter berbasis di AS “Yukamama” mengatakan,

“Kita telah membayar 11 juta dolar per hari untuk Israel sebagai wajib pajak, sementara 49 juta orang Amerika kelaparan di sini. Hanya agar anak-anak Palestina yang tidak bersenjata dapat terus ditembaki di Gaza dan (ditambah) 60 juta dolar lebih dukungan dari bintang-bintang Hollywood untuk tentara Israel. Kecewa.

Langkah itu juga memicu kemarahan di kalangan pengguna Twitter Palestina, Arab dan internasional yang mendukung Palestina dan menolak pendudukan Israel. Quds News Network mengamati sejumlah posting Twitter yang menolak dukungan bintang Hollywood terhadap tentara Israel menggunakan tagar #HollywoodFundsTerror.

Tweet itu menunjukkan penolakan luas terhadap kejahatan penjajah Israel, termasuk pembantaian pengunjuk rasa Great March of Return di Jalur Gaza yang terkepung yang telah menyebabkan pembunuhan sedikitnya 220 warga sipil dan menyebabkan 24.000 lainnya cedera sejak protes dimulai pada 30 Maret. [Sfa]