,

Banjir Bandang di Yordania, 3762 Wisatawan Dievakuasi

oleh

AMMAN – Banjir telah mempengaruhi provinsi Madaba di Yordania barat dan provinsi Maan di bagian tenggara dengan tujuh orang dilaporkan tewas.

“Jumlah korban jiwa akibat longsoran lumpur yang disebabkan oleh banjir di Yordania telah meningkat menjadi 11, juru bicara pemerintah Yordania,” Jumana Ghunaimat, mengatakan hal ini dalam sebuah pernyataan yang dikutip Sputnik.

“Layanan terkait telah menyelamatkan dua warga di daerah Al-Wala … Para penyelamat juga menemukan mayat salah satu dari orang-orang yang telah terdaftar hilang, dan dengan demikian jumlah korban jiwa telah naik menjadi 11,” kata Ghunaimat.

Ia melanjutkan dengan mengatakan bahwa ratusan prajurit pertahanan sipil saat ini terlibat dalam operasi pencarian dan penyelamatan. Dua orang saat ini dilaporkan hilang.

Kantor berita Ammon telah melaporkan bahwa seorang penyelam dari pasukan pertahanan diri meninggal di Madaba karena bencana alam. Sedang menurut penyiaran Jo24, di Maan, seorang anak terluka akibat banjir.

Pada 9 November semua pengunjung ke Taman Arkeologi Petra di Yordania selatan dievakuasi dan tempat itu ditutup di tengah hujan lebat dan banjir. Jumlah wisatawan yang dievakuasi telah mencapai 3.762 orang.

Kementerian Pariwisata dan barang antik negara Timur Tengah itu mengumumkan bahwa semua tur yang dijadwalkan pada 10 November telah dibatalkan karena kondisi cuaca buruk. Selain itu, beberapa jalan menuju ke Laut Mati diblokir pada hari yang sama.

Departemen Pendidikan, pada gilirannya, telah membatalkan kelas di semua sekolah dan institusi pendidikan tinggi.

Pada akhir Oktober, banjir bandang menewaskan sedikitnya 18 orang ketika bus sekolah yang membawa lebih dari 30 orang hanyut di daerah Laut Mati.

Sementara itu, menurut laporan media setempat, di negara tetangga Yordania, Arab Saudi, atap Bandara Internasional Riyadh King Khalid telah rusak akibat hujan lebat.

Hujan telah mempengaruhi Riyadh, Mekkah, Jeddah dan kota-kota Saudi lainnya. Otoritas kerajaan juga telah mengirim tim penyelamat ke Kuwait untuk membantu layanan darurat lokal mengatasi kondisi cuaca buruk. [Sfa]