Fokus

Zainudin Hasan Hina Ketum PBNU, Inilah 9 Petisi Resolusi Jihad PCNU Lamsel

Rabu, 25 Oktober 2017 – 07.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LAMPUNG SELATAN – Mencermati Perkembangan yang saat ini terjadi pasca ujaran kebencian kepada ketua umum PBNU (Ketum PBNU) KH Said Agil Siradj oleh bupati Lampung Selatan Zainudin Hasan, yang disampaikan dalam acara sambutan pelepasan pawai Ta’aruf kirab santri dalam rangka memperingati kegiatan Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2017 di Lapangan Cipta karya Kalianda Lampung selatan pada tanggal 22 oktober tahun 2017 serta belum adanya niat baik dari saudara Zainudin Hasan, untuk mengklarifikasi ucapannya maka segenap jajaran pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lampung selatan membuat pernyataan sikap resmi:

Baca: Hina Ketum PBNU Bupati Lamsel Kader PAN dan Alumni 212 Dipolisikan

Baca: Bupati Lampung Selatan Kader PAN Hina Ketum PBNU Saat Pidato di Hari Santri

  1. Menolak Ajakan dan Provokasi yang disampaikan oleh saudar Zainudin Hasan, untuk berdemo menuntut agar KH Said Agil Sirajd diturunkan dari jabatanya sebagai ketua umum PBNU.
  2. Mengingatkan kepada saudara Zainudin Hasan, selaku bupati agar tidak mengintervensi urusan internal organisasi Nahdlatul Ulama (NU) mengingat beliau bukan warga dan pengurus NU.
  3. Mengingatkan Saudara Zainudin Hasan, selaku Bupati Lampung selatan untuk menjaga ucapan, tindakan dan prilakunya agar tidak melukai hati warga Nahdhiyien dalam berbagai kesempatan.
  4. Mengingatkan kepada saudara Zainudin, agar menarik ucapan ujaran kebencian yang ditujukan kepada KH Said Agil Sirajd yang disampaikan dihadapan ribuan santri yang sebagian besar masih dibawah umur dan meminta kepada Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) agar memberikan teguran keras baik secara lisan maupun tertulis atas ucapanya yang dapat menjadi preseden buruk bagi perkembangan psikologi mental mereka sehingga menganggap bahwa ketua umum (Ketum) PBNU bukanlah sosok ulama yang patut dihormati dan diteladani di negeri ini.
  5. Mengingatkan kepada Saudara Zainudin Hasan, agar menjaga persatuan dan kesatuan umat Islam dengan tidak memberikan ruang bagi berkembangnya paham Islam radikal khususnya paham Salafi Wahabi, HTI dan lainya di wilayah Kabupaten Lampung Selatan.
  6. Meminta kepada saudara Zainudin Hasan, sebagai kepala daerah agar tidak mudah mengeluarkan ucapan dan ujaran kebencian kepada publik yang bersumber dari berita-berita media sosial yang belum dapat dipastikan kebenarannya (HOAX) sebelum di tabbayunkan terlebih dahulu kepada KH Said Agil Siradj agar tidak menimbulkan polemik di tengah tengah masyarakat.
  7. Meminta kepada saudara Zainudin Hasan untuk menarik dan mengklarifikasi ucapannya mengenai singkatan dari pada “USTAD” adalah ujub, sombong, takabur dan angkuh dan dholim yang disampaikan dihadapan para ustad dan Guru mengaji se Kabupaten Lampung selatan beberapa waktu yang lalu.
  8. Meminta kepada Zainudin Hasan, selaku Bupati Lampung selatan agar menyampaikan permohonan Maaf kepada warga NU se Indonesia melalui media cetak lokal dan nasional selama tiga hari berturut turut.
  9. Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Lampung Selatan menyerahkan sepenuhnya langkah langkah hukum yang akan diambil berkaitan dengan ujaran kebencian kepada KH Said Agil Siradj yang disampaikan oleh Zainudin Hasan, kepada Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui LBH NU.

Kalianda, 23 Oktober 2017

PENGURUS CABANG NAHDLATUL ULAMA LAMPUNG SELATAN

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Kualat Ketum PBNU, Bupati Lamsel Ditangkap KPK | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: