Nasional

Yusuf Muhammad ‘Partai Allah VS Partai Setan’

Partai Setan

Minggu, 15 April 2018 – 16.43 Wib,

SURABAYA – Pegiat media sosial Yusuf Muhammad dalam akun facebooknya memberikan ulasan pedas terkait ‘Partai Allah VS Partai Setan, berikut ulasannya:

‘PARTAI ALLAH’ VS ‘PARTAI SETAN’

Dulu saat pilpres 2014 ada kader Gerindra sebut “Prabowo titisan Allah” sehingga Allah ‘didesak’ harus menangkan Prabowo, sekarang ada pak tua sebut Gerindra, PKS dan PAN adalah ‘Partai Allah’.

Baca: Surat Terbuka Yusuf Muhammad Kepada “Badut Politik” Amien Rais

Menarik memang pernyataan pak tua Amien Rais yang mendikotomikan ada ‘partai Allah’ dan ‘partai Setan dalam urusan politik, meskipun tidak dijelaskan secara jelas ‘partai Setan’ yang dimaksud AR. Ia hanya menyebut partai besar itu ‘partai Setan’.

Pernyataan AR tersebut dilontarkan dalam tausiah usai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh berjemaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4/2018).

Amat disayangkan ketika pernyataan tendensius dan cenderung provokasi diucapkan AR di dalam Masjid. Umat yang niat beribadah justru disuguhi pernyataan yang ‘memanaskan,’ bukan menyejukkan dan mencerahkan.

Menurut saya, pernyataan AR tersebut akan menjadi “blunder” bagi Prabowo karena nama Tuhan lagi-lagi dibawa dalam urusan politik. Dan ini adalah puncak kegilaan dari perilaku pendukung Prabowo, setelah sebelumnya ada seorang kader Gerindra yang menyebut ‘Prabowo adalah titisan Allah’.

Baca: Ketika Kader PKS Gunakan Juz (Qur’an) dan Liqo Menjadi Kode Korupsi

Pertanyaan sederhana, Jika benar PAN, Gerindra dan PKS adalah koalisi ‘partai Allah’ maka bagaimana dengan perilaku kader-kadernya?

‘Partai Allah’ ini paket lengkap, 3 in 1. Di dalamnya ada bandar Narkoba, ada tukang main ‘selangkangan’ dan yang suka maling duit rakyat juga banyak. Jadi, apakah yang seperti itu perilaku kader ‘partai Allah’? kalau boleh kasih saran, mending AR berhenti mempolitisasi agama dan mencatut nama Tuhan untuk kepentingan sahwat politiknya.

Baca: PAN Pecat Zumi Zola

Jangan sampai ‘partai Allah’ kalah melawan ‘partai Setan’ karena bisa jadi umat tak percaya lagi sama Tuhan. Masak ‘Tuhan’ kalah sama Setan, jangan-jangan ‘Tuhanmu’ fiksi?

“Oh.. Tuhan, apakah Engkau sudah tidak Maha Kuasa lagi sehingga harus mencari kekuasan melalui partai?”. (SFA)

2 Comments

2 Comments

  1. Pingback: Pembenci Sibuk Fitnah, Jokowi Kerja Nyata | SALAFY NEWS

  2. Pingback: Politisi Penjual Agama Alumni 212 Dicokok KPK | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: