Fokus

Yusuf Muhammad: Golput Bukan Pilihan Bijak

Pesan Ahok jangan Golput

SURABAYA – Apakah penegakan hukum di Indonesia sudah baik?. Tentu belum, malah ada beberapa kasus hukum baru-baru ini yang membuat diri saya pribadi kecewa dan mungkin saudara juga merasakan hal yang sama. Lantas apakah karena kekecewaan terhadap satu, dua, tiga kasus hukum tersebut membuat saya harus golput? Tentu tidak! Kita harus bisa bedakan anatara ranah politik dan hukum.

Baca: Denny Siregar: SP3 Habib Rizieq Bikin Gerindra Panik, Kenapa?

Jika kelompok seberang begitu militan mendukung para oknum bejat untuk terus dijadikan sebagai Presiden, lantas mengapa aku harus golput dan tidak memilih Jokowi sebagai Presiden pada pilpres 2019?

Jokowi bukanlah Tuhan yang mampu menyelesaikan semua masalah tanpa canpur tangan manusia, akan tetapi Jokowi hanya manusia biasa yang butuh support dan bantuan kita agar beliau dapat terus membenahi berbagai masalah di Indonesia yang sudah seperti benang kusut.

Bagiamana caranya? Ya, tentu saja dengan tidak golput dan memanfaatkan suara-suara kita dengan baik saat pilpres 2019 nanti.

Baca: Denny Siregar: Ajal HTI Ditangan Jokowi

Bagiku, golput bukan pilihan bijak. Golput adalah pilihan terbodoh dari orang-orang frustasi yang tak punya jati diri. Orang-orang tersebut biasanya penyuka mie instan, tinggal direbus,dimakan maka perut sudah kenyang. Prosesnya sangat singkat tapi makannannya kurang sehat.

Kalau aku lebih suka jadi penikmat nasi karena ada proses panjang yang saya hargai. Mulai dari proses tanam, dirawat diberi pupuk hingga tumbuh kembang menghasilkan padi. Padi kemudian dipanen, dijemur, kemudian baru digiling menjadi beras. Beras kemudian dicuci, dimasak dan baru menjadi nasi. Prosesnya panjang dan makannanya lebih sehat dibanding mie instan.

Baca: Kisah Haru Eko Kuntadhi Saat di Mako Brimob, Ahok: Jokowi Sahabat Sejati

Jadi, masihkah saudara akan golput dan membiarkan oknum bejat berkuasa? Kalau aku tidak, karena aku tidak rela bangsa dan negara ini kuasai oleh oknum-oknum yang akhlaknya rusak dan berkelakuan bejat. Jokowi memang bukanlah yang sempurnah tapi beliau adalah yang terbaik bagi Indonesia. InsyaAllah. (SFA/Yusuf Muhammad)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: