Nasional

Yusuf Muhammad: Duet Maut dari “Duo Koppig” Jonan dan Arcandra Tahar

Jum’at, 14 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – “Kelar dan tamat sudah Mafia Migas yang telah lama ‘mengakar’ di Bumi Indonesia!”. (Baca: Denny Siregar: Tito Karnavian The New Avengers Jokowi)

Hari ini Jum’at (14/10) secara sah Presiden Jokowi telah melantik Ignasius Jonan (IJ) sebagai Menteri ESDM dan Arcandra Tahar (AT) sebagai wakil Menteri ESDM. Keputusan Prsiden mengangkat Jonan sebagai Menteri ESDM memang tak pernah ada dalam prediksi para pengamat sebelumnya.

Jokowi memang terlampau jauh pola berfikirnya dan terlalu jenius sehingga seakan membuat para pengamat politik hingga politisi “mulut comberan” dibungkam dengan dilantiknya Jonan dan AT sebagai pemegang kendali di Kementerian ESDM.

Jonan telah banyak melakukan perbaikan disektor perhubungan, khususnya perbaikan pada sistem kereta Api namun publik sempat dibuat heran karena ia di reshuffle oleh Jokowi dari menteri perhubungan. Dan kini terjawab sudah bahwa apa yang dilakukan Jokowi tidak jauh beda seperti yang pernah dilakukan terhadap Budi Waseso yang kini menjabat sebagai kepala BNN.

Posisi di Kementerian ESDM adalah posisi strategis yang sangat banyak terdapat ‘kue’ besar disana. Perlu figur yang kuat dan profesional yang mana dirinya telah selesai dengan hidupnya sendiri. Mereka tidak butuh lagi gaya hidup “hedonisme” seperti para pejabat busuk yang gemar melakukan korupsi.

Jonan memiliki karakter kuat dan sedikit “koppig”, hal itu dapat dilihat dari perbedaan pandangan terkait “Kereta Cepat” antara dirinya dengan Jokowi. Sedangkan AT kita tahu sebelumnya juga pernah menjabat sebagai menteri ESDM, ia berhasil melakukan efisiensi biaya skema pembangunan Blok Masela di darat (onshore) dari sebelumnya diperhitungkan sekitar USD 19,3 miliar menjadi USD 15 miliar. (Baca: Surat Imaginer Rodrigo Duterte Kepada Denny Siregar Tentang Jokowi)

Namun AT harus diberhentikan secara terhormat oleh Jokowi karena ada masalah administratif dwi kewarganegaraan yang mencuat kepublik. Sebenarnya hal itu sangat sarat akan bermuatan politis karena adanya pihak yang dirugikan “kue” yang akan hilang.

Kini setelah tensi politik mulai meredah dan kewarganegaraan AT sebagai WNI telah pulih sepenuhnya, maka Jokowi pun mengangkatnya kembali menjadi wakil menteri ESDM untuk mendampingi Jonan. (Baca: Jokowi: Pemerintah Akan Tindak Tegas Perusuh SARA)

Duet maut dari “Duo koppig” antara Jonan dan Arcandra adalah bukti bahwa keseriusan Jokowi ingin membabat habis para mafia disektor migas yang telah lama mengakar di negeri ini.

Jokowi sebagai penyandang gelar “The King of Koppig” seakan terus ingin menabuh ‘genderang perang’ melawan para perakus kekayaan alam dibumi Indonesia tanpa kompromi. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: