Fokus

Yusuf Muhammad: Awas Bahaya Laten Radikalisme Ancam MUI dan FPI

Sabtu, 31 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Adakah manusia suci tanpa dosa sehingga ‘menghalalkan’ membunuh sesama manusia atas dasar “pengkafiran” versi mereka?

‘Kolotnya’ pola pikir sebagian orang dalam memahami ilmu agama kadang membuat diri sendiri lupa, bahwa mereka sejatinya juga masih banyak dosa dan juga masih memerlukan hidayah dari sang Pencipta, Allah SWT. (Baca: Sheikh Azhar: Wahabi Cap Kafir Semua Muslim dan Ulama)

Dari yang saya pelajari, paham radikalisme itu bukan hanya suka mengkafirkan kepada mereka yang non muslim, namun yang muslim pun akan dikafirkan karena tidak sepaham dengan ajaran mereka. Mereka merasa paling benar dan suci sehingga yang lain dianggap kafir dan sesat.

Bukti surat wasiat calon ‘pengantin’ (bom bunuh diri) yang isinya membolehkan membunuh siapapun itu adalah bagian dari faktanya. Bahkan keluarga sendiri pun jika tak sepaham tetap akan dikafirkan dan diancam. Inilah bahaya faham radikal yang sedang mewabah di Indonesia. (Baca: Radikalisme dan Terorisme Adalah Buah Haram Wahabisme)

Anehnya dari berbagai kasus pengeboman yang korbannya banyak dari kaum muslim dan anak-anak, tidak ada satupun dari orams Anti Pancasila yang sebelumnya demo di jalanan dan meneriakkan “tegakkan khilafah” itu mau mengecam aksi bom bunuh diri yang sering mengancam negeri ini.

Miris jika melihat kelompok radikal bisa ‘menghalalkan’ membunuh manusia siapa saja dengan melibatkan Agama, mencatut bendera berlafadz “laaillahaillallah” dan membunuh disertai teriakan takbir seperti yang dilakukan kelompok ISIS. Ini jelas bukan Islam yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Bahayanya kelompok radikal kini mulai menyusup di lembaga seperti MUI dan Ormas Islam FPI (Front Pembela Islam). Jadi perlu saya ingatkan, sejatinya bukan lembaga atau ormasnya yang radikal, namun oknumnya lah yang radikal. (Baca: Syeikh Al-Azhar Serukan Lawan Ideologi Wahabi)

Sama seperti halnya dengan Agama Islam dan agama lain. Islam itu sudah benar tapi akhlaq dan perilaku manusia yang belum benar. Maka dari itu sudah seharusnya faham radikal kita jadikan sebagai musuh bersama.

MUI dan FPI juga harus mulai berani intropeksi diri dari para penyusup yang ingin menguasai, jangan sampai ada yang mengambil alih lalu baru sadar diri dan gigit jari. Ingat! Lembaga, Ormas dan Agama apapun itu akan selalu ada potensi penyusup yang ingin merusak. Dan mereka itulah yang harus disingkirkan. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: