Nasional

Yusuf Muhammad: Ahok ‘Iklan’ untuk Jakarta, Deddy Mizwar ‘Iklan’ untuk Siapa?

Rabu, 25 Mei 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Ada yang menarik ketika saya melihat model iklan antara Ahok dan Deddy Mizwar. Saya sering melihat iklan Deddy Mizwar di telivisi. Entah sudah berapa banyak peran iklan yang diperankan selama dia menjabat sebagai Wagub Jabar. Mulai dari iklan Obat, Sarung, Sosis, Luwak, hingga species Dinosaurus pun pernah diperankan.

Lantas warga Jabar dapat apa dari iklan-iklan wakil gubernur mereka? Apakah Deddy Mizwar digaji hanya untuk bermain iklan dan sinetron saja?

Iklan

Terlalu sibuk main iklan hingga ada warganya yang tewas akibat banjir bandang di Subang-pun terlewatkan. Ingat ketika Deddy meninjau lokasi banjir, warganya protes dan marah karena pemerintah lambat menangani masalah.

Ah….. dahlah “Si Naga Bonar” mah gitu orangnya.

Mungkin mereka jengah melihat iklanya bertebaran dimana-dimana, sedangkan warga sendiri luput dari perhatian pemerintah. Punya gubernur pun sibuk berdo’a aja sambil komat-kamit mulutnya. Baginya mungkin hanya do’a yang dapat menyelesaikan masalah tanpa harus action dan kerja nyata.

Lihat saja warga Bogor pada nuntut ingin pindah ke Bekasi. Mereka protes selama 20 tahun minim pembangunan infrastruktur. Lucunya Kepala daerahnya hanya bungkam dan ‘sembunyi tangan’ terhadap berbagai permasalahan.

Lain Deddy lain pula Ahok. Kalau Ahok sekali jadi ‘model iklan’ jelas sangat bermanfaat bagi warga Jakarta. Saat peluncuran program revitalisasi Museum Sejarah Jakarta/Museum Fatahillah, Kota Tua, Ahok rela memakai topi dan kaos bertulisan “Dulux” dengan ‘bayaran’ 4 Bus mewah tingkat, salah satunya Bus merek Scania.

Lantas apa manfaatnya Ahok jadi ‘model Iklan’? Manfaatnya jelas, bahwa Bus-bus tersebut nantinya dapat digunakan oleh warga Jakarta sebagai transportasi umum/wisata.

Jadi jelas! Sekali jadi ‘model iklan’, Ahok dapat ‘bayaran’ mahal dan bermanfaat buat warganya, sedangkan Deddy Mizwar berkali-kali iklan dpt bayaran murah dan gak ada manfaat bagi warganya.

Asu…. dah lah, memang beda kualitas. Satunya jadi ‘model termahal’, satunya lagi jadi ‘model murahan’.

Ahok memang gak bisa disamakan dengan Deddy Mizwar pemeran film “Si Naga Bonar” atau yang lain, karena lainya masih dilevel Ganteng-ganteng Srigala, Ksatria Bergitar, Ksatria Berkuda dan Monster Naga yang nyemburin apinya.

Ahok tuh levelnya “Tony Stark” dalam film Captain America “Civil War” yang punya kelebihan dengan kekuatan supernya. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad

1 Comment

1 Comment

  1. Jones Dangari

    May 26, 2016 at 11:53 am

    kalo dedi mah iklan untuk kantongin sendiri lah emang ada kepala daerah laen yg mau ikhlas agar bayaran iklan yg diperoleh buat kemaslahatan umat banyak spt ahoook ???

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: