Eropa

WOW! Polisi Militer Rusia Akan Bertugas di Zona De Eskalasi Suriah

Rabu, 05 Juli 2017 – 08.23 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSKOW – Kepala delegasi Rusia di perundingan Astana, Alexander Lavrentyev menyatakan bahwa tidak menutup kemungkinan kehadiran polisi militer Rusia di zona penyangga Suriah. (Baca: Perundingan Astana Dimenangkan Bashar Assad)

Pada pertemuan keempat perundingan Astana pada bulan Mei, merupakan sebuah terobosan, karena tiga negara penjamin gencatan senjata menandatangani sebuah memorandum mengenai pembentukan empat zona de-eskalasi di Suriah. Pemantauan zona de-eskalasi sekarang menjadi topik utama dalam agenda pertemuan kelima di ibukota Kazakhstan.

“Saat ini sulit untuk berbicara mengenai kehadiran pemantau Rusia, perwakilan Kementerian Pertahanan Rusia, namun secara keseluruhan kehadiran polisi militer Rusia di zona penyangga dipertimbangkan. Sekali lagi, masalah ini belum disepakati,” kata Lavrentyev kepada Sputnik. (Baca: Damaskus: Kami Tolak Peran PBB untuk Zona De Eskalasi di Suriah)

Diusulkan untuk membuat dua pusat pemantauan, Jordania-Rusia-AS dan Turki-Rusia, yang bertanggung jawab atas zona de-eskalasi selatan.

Sebelumnya, Viktor Ozerov, ketua komite keamanan dan pertahanan Dewan Federasi, majelis tinggi parlemen Rusia, mengatakan bahwa jika perlu Rusia dapat meningkatkan kontingen militernya di Suriah untuk bekerja di zona de-eskalasi. Sebelumnya untuk pertama kalinya, Rusia mengerahkan sebuah unit kepolisian militer ke Aleppo pada akhir tahun 2016. (SFA)

Sumber: Sputnik

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: