Timur Tengah

WOW! Pemimpin Salafi Mesir Diam-diam Bertemu Mantan Menlu Israel di AS

Kamis, 14 Juli 2016,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Sebuah laporan telah mengungkapkan adanya pertemuan pada bulan April di Amerika Serikat antara Nader Bakkar, seorang Salafi senior dari Mesir, dan mantan Menteri Luar Negeri Israel Tzipi Livni. (Baca: Media Israel Sebut Mesir dan Arab Saudi Sebagai Mitra Penting)

Pada hari Selasa, The Middle East Eye melaporkan Bakkar, adalah wakil ketua Partai Nour Salafi Mesir, bertemu dengan Livni di Harvard University atas permintaan mantan menteri luar negeri itu.

Mesir Youm7 melaporkan, “pertemuan Nader Bakkar dengan Tzipi Livini berlangsung sekitar 40 menit, di mana Bakkar berbicara tentang kekuatan Partai Nour dan popularitasnya.”

Partai Nour tanpa malu-malu mendukung kudeta militer yang menggulingkan Presiden Mohamed Morsi yang terpilih secara demokratis. Partai ini juga telah dikutip sebagai sebuah kekuatan instrumental di belakang protes anti-pemerintah yang mendahului kudeta tersebut.

Partai Nour kandidatnya, Hazem Salah Abu Ismail, didiskualifikasi dalam pemilihan presiden 2012 yang membawa Morsi berkuasa. (Baca: Jurnalis Mesir: Kenapa Arab Mau Negoisasi Dengan Israel Tapi Tak Mau dengan Assad)

Salafisme sering disamakan dengan Wahhabisme, ideologi kelompok teror Takfiri yang membunuh orang-orang yang tak sepaham dengannya, dan menuduh mereka sebagai “kafir.”

Israel telah mendukung teroris Takfiri melawan pemerintah Suriah. Pada bulan Desember 2015, Daily Mail mengatakan Israel telah menyelamatkan nyawa lebih dari 2.000 militan Takfiri dengan biaya sekitar 13 juta dolar, dengan merawat mereka di rumah sakit sejak 2013.

Hubungan antara Mesir dan rezim Israel telah tumbuh sejak Sisi mengambil alih kekuasaan di negara Arab pada tahun 2014.

Mesir mengirim seorang duta besar ke Tel Aviv pada bulan Januari. Hazem Khairat adalah duta besar Mesir pertama yang berada di Tel Aviv sejak Morsi menarik duta sebelumnya ke Kairo pada November 2012. Rezim Israel juga membuka kedutaan besarnya di Kairo pada bulan September 2015 setelah penutupan empat tahun. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: