Fokus

WOW! Intelijen Perancis Otak Serangan Kimia 2013 di Ghouta

Rabu, 24 Agustus 2016,

SALAFYNEWS.COM, NEW YORK – Dalam pertemuan Dewan Keamanan PBB di hari Senin (22/08) untuk membahas konflik Suriah, utusan Damaskus untuk PBB, Bashar al-Jaafari, menyatakan bahwa badan intelijen Perancis adalah otak pelaku serangan senjata kimia di Ghouta pada tahun 2013 lalu. (Baca: Sekjen Keamanan Eropa: “Bom Kimia Jabhat al-Nusra Disuplai Oleh Riyadh”)

a7809366-4782-4a7b-b59a-dd5c0dc37811

Jaafari melanjutkan dengan mengklaim bahwa perbuatan keji itu dilakukan untuk mengalihkan perhatian para pengawas senjata PBB dari kasus senjata kimia lain yang dilakukan oleh kelompok-kelompok teroris di Aleppo.

“Penggunaan senjata kimia di wilayah Damaskus dimaksudkan untuk mencegah Dr. Åke Sellström (kepala pengawas senjata) untuk pergi ke Aleppo karena (Perancis) tahu benar siapa yang telah menggunakan senjata kimia di Aleppo,” tutur Jaafari. (Baca: Rusia Ungkap Nama-nama Perusahaan Turki yang Pasok Komponen Bom untuk ISIS)

Serangan Agustus 2013 itu telah menewaskan ratusan orang. Pengawas PBB menggambarkan serangan itu sebagai “penggunaan senjata kimia paling signifikan terhadap warga sipil sejak Saddam Hussein menggunakannya” di Halabja pada tahun 1988.

Damaskus telah secara konsisten membantah melakukan serangan itu meskipun tuduhan secara konstan dilancarkan oleh kelompok-kelompok teroris Suriah dan sekutu Barat mereka.

“Mereka ingin mencegah Dr. Sellström dari mencapai Aleppo dengan cara apapun dan oleh karena itu mereka menggunakan senjata kimia di Damaskus dengan keterlibatan intelijen Perancis,” tambahnya.

Perwakilan Perancis untuk Dewan Keamanan PBB, François Delattre, mengatakan bahwa tuduhan itu “tidak masuk akal”. (Baca: Bongkar Kerjasama Rahasia Perusahaan Perancis “Lafarge” dengan ISIS di Suriah)

Dalam serangan sebelumnya yang mirip dengan serangan Agustus 2013, Pengawas Senjata PBB di Suriah, Carla Del Ponte, mengatakan kepada Swiss TV bahwa ada ” kecurigaan kuat, tapi belum ada bukti tak terbantahkan” bahwa pemberontak telah melakukan serangan tersebut meski teroris dan sekutu Barat mereka menyalahkan pemerintah Suriah. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: