Fokus

WOW! Inilah Ancaman Jokowi Kepada Teroris

Jum’at, 26 Mei 2017 – 15.26 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Presiden Joko Widodo marah atas terjadinya ledakan bom bunuh di Terminal Kampung Melayu, Rabu (24/5/2017) malam. Kemarahan tersebut diungkapkan Jokowi melalui akun jejaring sosial Facebook miliknya setelah berkunjung ke lokasi ledakan dan rumah sakit. (Baca: Kecam Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu, Jokowi Perintahkan Kapolri Usut Tuntas)

Dalam pernyataannya, Jokowi pun memberikan ancaman kepada para teroris bahwa tidak ada tempat bagi mereka di Indonesia. “Dan saya tegaskan sekali lagi: tidak ada tempat bagi terorisme di negara kita. Di Tanah Air kita,” tulis Jokowi di akun jejaring sosial Facebook-nya.

Bukan cuma itu, Jokowi pun menginginkan agar kejadian seperti ini tidak terulang kembali di masa yang akan datang. “Kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali di masa mendatang,” demikian tertulis di akun Jokowi.

Bukan cuma itu, ancaman yang dilontarkan oleh Jokowi tak hanya wacana semata, namun berupa revisi undang-undang terorisme. “Pemerintah dan DPR akan segera menyelesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme agar aparat penegak hukum memiliki sebuah landasan yang kuat dalam bertindak dan lebih mampu melakukan upaya pencegahan. Saya juga sudah memerintahkan Menkopolhukam segera menyelesaikan revisi undang-undang ini,” tulis akun Jokowi. (Baca: Eko Kuntadhi: Pakde Jokowi Saatnya Bersih-bersih Benalu dan Parasit NKRI)

Saya bersama Wakil Presiden mengunjungi korban teror bom Kampung Melayu yang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta, tadi malam. Dari sana, saya juga datang ke lokasi kejadian di Kampung Melayu. Apa yang dapat dipetik dari peristiwa ini? Aksi teror bom dapat menyerang siapapun, dari warga sipil hingga aparat penegak hukum. Korban-korban bom di Kampung Melayu ini ada mahasiswi, sopir Kopaja, pegawai, juga anggota Polri.

Saya berharap mereka yang sedang menjalani perawatan segera diberi kesembuhan dalam waktu dekat sehingga dapat beraktivitas kembali. Dan saya tegaskan sekali lagi: tidak ada tempat bagi terorisme di negara kita. Di Tanah Air kita. Kejadian seperti ini tidak boleh terulang kembali di masa mendatang.

Kepada seluruh masyarakat, seluruh rakyat di seluruh pelosok Tanah Air, saya sampaikan agar semuanya tetap tenang dan menjaga persatuan. Tetapi kita semua juga tetap harus waspada dan bersatu melawan terorisme ini. Terorisme sudah menjadi masalah semua negara. Menjadi masalah dunia. (Baca: Denny Siregar: Jokowi Geram, Para Mafia & Kelompok Radikal Ancam NKRI)

Karena itulah negara-negara lain memiliki undang-undang, memiliki regulasi yang memudahkan aparat untuk menyelesaikan soal terorisme sebelum kejadian, artinya pencegahan.

Pemerintah dan DPR akan segera menyelesaikan revisi Undang-Undang Anti Terorisme agar aparat penegak hukum memiliki sebuah landasan yang kuat dalam bertindak dan lebih mampu melakukan upaya pencegahan. Saya juga sudah memerintahkan Menkopolhukam segera menyelesaikan revisi undang-undang ini. (SFA)

Sumber: TribunNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: