Fokus

Wikileaks, Putra Mahkota Abu Dhabi Mata-matai AS Lawan Irak

Jum’at, 30 Juni 2017 – 11.57 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ABU DHABI – Sebuah dokumen terbaru yang dirilis Wikileaks mengungkapkan bahwa Putra Mahkota Abu Dhabi Mohammed bin Zayed Al Nahyan telah melakukan operasi mata-mata untuk Amerika dalam melawan Irak pada dua bulan sebelum invasi 2003. (Baca: Wikileaks Rilis Dokumen Program Spionase CIA Pada Seluruh Ponsel di Dunia)

Dokumen yang dirilis di situs Wikileaks, sebagaimana yang diterbitkan oleh kantor berita Tasnim Iran mengutip dialog-dialog yang terjadi pada bulan Januari 2003 antara Mohammed bin Zayed dan diplomat AS Richard Haass sebelum invasi AS ke Irak.

Dokumen tersebut menyebutkan bahwa Haas bertemu dengan Mohammed bin Zayed tepat dua bulan sebelum invasi AS ke Irak dan belakangan ini informasi telah dikirimkan kepada diplomat AS tentang situasi di Irak dan tentang rumor yang beredar di Baghdad serta bagaimana opini publik Arab. (Baca: Wikileaks Bongkar Email Hillary Tentang Aliran Dana Saudi-Qatar Untuk ISIS)

Dokumen ini juga menyebutkan bahwa Mohammed bin Zayed meminta AS untuk menekan Qatar untuk mengendalikan penutupan Al Jazeera. Selain itu Mohammed bin Zayed juga menyarankan AS untuk tidak menjadikan wartawan apapun sebagai teman dalam gelombang serangan pertama agar tidak memprovokasi adegan korban sipil  yang akan menyebabkan kemarahan Arab. (SFA)

Sumber: AlMaalomah

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: