Fokus

WASPADA! Embrio Khilafah HTI Anti Pancasila Tumbuh Subur di Kampus Indonesia

Rabu, 07 September 2016,

SALAFYNEWS.COM, SURABAYA – Meskipun telah meminta maaf secara publik namun netizen tetap saja mengecam Boby Febrik Sedianto yang mengunggah Video rasis dengan almamater salah satu kampus terbesar Indonesia. Jelas sekali bahwa pemikiran sistem khilafah yang diusung oleh HTI semakin menjadi musuh demokrasi dan nasionalisme bangsa kita, karena gerakan ini sangat anti kepada Pancasila dan UUD’ 45, bagaimana jadinya generasi masa depan bangsa Indonesia ini jika anti kepada negaranya sendiri. (Baca: Banser Minta Masyarakat Waspada Gerakan Khilafah)

Salah satu tokoh pegiat media sosial muda Yusuf Muhammad angkat bicara tentang gerakan dan Embrio khilafah yang diusung oleh HTI memasuki kampus-kampus Indonesia, berikut tulisannya:

EMBRIO KHILAFAH TUMBUH DI KAMPUS-KAMPUS INDONESIA?

Lucu juga melihat video orasi pemuda yang menolak Ahok karena dianggap dzolim dan kafir. (Ngakunya sih sebagai mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bernama Boby Febrik Sedianto). (Baca: Prof Sumanto Al-Qurtuby: Konsep Negara KHILAFAH Bukan Produk Tuhan)

Baiklah melalui tulisan ini mungkin akan ‘menampar’ dan menjawab atas orasi rasis video anda.

MENJAWAB ORASI VIDEO RASIS BOBY FEBRIK SEDIANTO

Ada tiga peran dan fungsi mahasiswa yang saya ingat ketika masih duduk dibangku kuliah, yaitu; Agent of change, social control, dan iron stock. (Baca: Membongkar Ideologi PKS)

Tiga peran dan fungsi mahasiswa tersebut diharapkan tidak hanya melekat dalam dirinya, namun juga dapat diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Saya khawatir anda bagian dari mahasiswa yang tak paham dari peran dan fungsi tersebut.

Dari sekian banyak kaum intelektual diharapkan akan muncul bibit-bibit yang aktif diberbagai kegiatan yang berlandaskan Tri Dharma perguruan tinggi, yang mampu memberikan sumbangsih terbaik bagi bangsanya. Pemikiran kritis, demokratis, dan konstruktif diharapkan selalu lahir dari pola pikir mahasiswa, bukan pemikiran rasis seperti yang ada pada otak anda. (Baca: HTI, PKS, Wahabi Sebarkan Isu Anti Nasionalisme-Toleransi Untuk Hancurkan NKRI)

Melihat video anda berdiri memakai almamater dengan background kampus UI rasanya kok jadi ngeri. Perkataan yang muncul dari mulut anda penuh hujatan, tuduhan dan rasis. Tampak jelas jiwa yang kering dan tandus akibat teracuni dan terdoktrin oleh propaganda sesat para pemimpi khilafah di bumi Indonesia.

Dengan menggebu-nggebu anda ingin mengubah sistem demokrasi di Indonesia menjadi sistem khilafah, dan anda seakan mengklaim hanya khilafah solusi mengatasi segala permasalahan bangsa. Yakin? Itu hanya pemikiran manusia “unyu-unyu” yang tak paham sejarah dan agama.

Indonesia dibangun oleh jiwa para pejuang dan pemuda yang jauh dari kata rasis. Jiwa, darah, semangat, dan nyawa mereka hanya untuk satu, yaitu “merah putih” Indonesia. Mereka semua bersatu dalam perbedaan suku, ras, golongan dan agama demi bangsa Indonesia. (Baca: WASPADALAH.. Pengajian ‘Setan’ Kelompok Khilafah HTI dan Wahabi)

Tentang larangan untuk memilih pemimpin kafir, silahkan pahami lagi dalam2 apa yang dimaksud pemimpim disitu. Pemimpin Indonesia itu Jokowi (seorang muslim), dan Ahok itu ‘bawahan’ Jokowi, jadi siapa yang anda anggap pemimpin? Kalau anda menolak Ahok maka cukup tidak memilihnya, bukan rasis dan justru ingin mengubah sistem demokrasi di Indonesia.

Malu lah pada Tuhanmu ketika meneriakan kalimah takbir diakhir orasi yang isinya penuh hujatan, rasis dan fitnah. Anda seakan menuduh Ahok korupsi dan dzolim terkait Kasus Sumber Waras dan reklamasi, padahal hingga kini tidak ada bukti kuat yang menyatakan Ahok beralah, jadi jangan paksakan nafsu anda yang jelas mengarah pada fitnah dan permusuhan antar sesama. (Baca: Ini 5 Kelompok yang Paling Takut Ahok Menang Lagi)

Ahok berhasil menertibkan lokalisasi Kali Jodoh yang selama puluhan tahun tak tersentuh, apa itu yang dikatakan dzolim? Ahok membangun masjid megah di Balai Kota yang selama puluhan tahun belum ada, apa itu yang dikatakan dzolim? Ahok memberangkatkan umroh puluhan penjaga Musholah dan Masjid, apa itu yang dikatakan dzolim?

Ahok merelokasi warga yang dibiarkan hidup selama puluhan tahun dibantaran kali dan rel kereta api ke Rusunawa, apa itu yang dikatakan dzolim? Ahok berhasil mbersihkan kali-kali di Jakarta yang puluhan tahun terabaikan kebersihanya, apa itu yang disebut dzolim? Ahok berhasil menyelamatkan triliyunan APBD dari maling berdasi, apa itu yang dikatakan dzolim? Masih banyak lagi wahai anak muda.

Doktrin Sistem Khilafah yang anti pancasila dan UUD 45 terbukti sudah merusak sistem pendidikan di kampus, sehingga memunculkan embrio perusak generasi bangsa Indonesia dan jelas sekali anda adalah produk kesesatan Khilafah dan HTI. (Baca: Mohammad Guntur Romli: Anak-Anak yang Diperalat Oleh Hizbut Tahrir)

Oh ya, kabarnya anda bukan mahasiswa UI tapi Keperawatan ya? Alamamater sih boleh pakai UI tapi kelakuan dan otaknya kok mirip HTI.

Kalau ada kesempatan dan izin Tuhan, monggo empat mata kita bertatap muka dan berdiskusi tentang Ahok, kepemimpinan dan khilafah mu itu wahai anak muda. Atas Izin Allah akan ku telanjangi kebodohanmu serta kesombonganmu!. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Yusuf Muhammad (Alumni ITS Surabaya)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Ahmad Dhani Tumbang di Bekasi Menurut Dua Lembaga Survey | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: