Fokus

VIRAL! Video Gubernur Sulbar Keliru Baca Teks Pancasila

Selasa, 31 Oktober 2017 – 09.01 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – VIRAL, Video Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar) Ali Baal Masdar jadi rame. Video yang dimaksud ialah ketika Ali Baal membacakan teks Pancasila saat menjadi inspektur upacara di Upacara Sumpah Pemuda.

Baca: Denny Siregar: Kita yang Durhaka Kepada Pancasila

Video sepanjang 40 detik tersebut tersebar melalui aplikasi pesan instan dan situs Youtube. Dalam video tersebut Ali Baal salah membaca sila kedua Pancasila. Padahal, Ali saat memimpin pembacaan teks Pancasila juga membawa map salinan yang berisi butir-butir Pancasila.

Video tersebut dimulai dengan peserta upacara yang mengikuti ucapan Ali Baal saat membaca sila pertama Pancasila.

“Ketuhanan yang Maha Esa,” kata peserta upacara mengikuti ucapan Ali Baal.

Ali Baal yang berdiri di atas podium dengan mengenakan kopiah dan setelan jas, kemudian melanjutkan dengan membaca sila kedua Pancasila. Sayangnya, Ali malah mengucapkan isi sila kelima Pancasila.

“Dua, keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia,” kata Ali.

Peserta upacara serentak yang sadar akan kesalahan Ali tetap mengucapkan sila kedua sebagaimana seharusnya. “Dua, kemanusiaan yang adil dan beradab,” kata peserta upacara.

Baca; Resolusi Jihad, Sumbangsih Buya Hasyim Asyari Kepada Bangsa dan Cinta Tanah Air

Ajudan yang berada di belakang Ali Baal pun terlihat kaget dengan raut muka pucat saat Ali salah membaca teks Pancasila. Ali yang sadar akan kesalahannya, lalu mengulangi isi sila kedua Pancasila. Peserta upacara juga kembali mengikuti kembali bacaan Ali.

“Dua, kemanusiaan yang adil dan beradab,” kata Ali yang kemudian diikuti peserta upacara.

Selanjutnya, prosesi pembacaan teks Pancasila berjalan dengan lancar hingga sila kelima.

Baca: Qurais Shihab: Jihad Versi Islam Beda Dengan Versi Radikal

Dikonfirmasi mengenai hal ini, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Ismail Zainuddin membenarkan hal tersebut. Peristiwa itu terjadi saat digelarnya Upacara Peringatan Sumpah Pemuda pada Senin (30/10) kemarin. “Kemarin, waktu hari Sumpah Pemuda tanggal 30 (Oktober). Kan kita hari Sabtu (28/10) Sumpah Pemuda, kan libur. Jadi kita majukan ke tanggal 30 (Oktober),” ujar Ismail saat seperti dilansir oleh detik, Selasa (31/10/2017). (SFA)

Sumber: DetikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: