Fokus

Video Viral Pengusiran Jonru Kader PKS dari Flores

Sabtu, 27 Mei 2017 – 18.08 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Jon Riah Ukur alias Jonru Ginting Kader PKS dipulangkan secara paksa dari Pulau  Pemana, Kecamatan Alok Timur, Kabupaten Sikka, Pulau  Flores,  Jumat  pagi  (26/5/2017) ke Jakarta. Dalam video tersebut warga marah dengan kedatangan Jonru karena diduga menyebarkan ajaran kebencian terhadap kelompok lain, dia salah satu provokator ulung di media sosial, di pulau yang terdapat di Nusa Tenggara Timur (NTT) ini. Kehadiran Jonru di pulau tersebut mengundang amarah sekelompok warga Sikka. (Baca: Denny Siregar: ‘Kacamata Benar dan Salah’ Lihat Kemana Jonru Berpihak)

Menanggapi hal itu, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira mengatakan mengapresiasi sikap tegas warga Kabupaten Sikka yang menolak Jonru Ginting.

“Sikap tegas warga Kabupaten Sikka menolak kehadilan Jonru Ginting di Niang Tanah (tanah tumpah darah) Sikka patut diacungi jempol,” ujar Andreas melalui keterangan tertulis, Jumat malam.

Menurut Andreas, masyarakat Kabupaten Sikka adalah masyarakat yang toleran terhadap kemajemukan, terhadap kebhinekaan. (Baca: Jokowi dan Sang Ahli Fitnah Kader PKS ‘Jonru’)

Andreas mengatakan, sejak jaman dahulu, orang Maumere-Sikka yang beragama Katolik sudah biasa hidup berdampingan dengan para pendatang dari Sulawesi dan Jawa yang kebanyakan beragama muslim, pendatang dari Timor yang beragama Kristen Protestan atau pendatang dari Bali yang beragama Hindu.

“Dalam adat budaya masyarakat Kabupaten Sikka, kerukunan antarwarga, saling tolong menolong dalam suka dan duka tidak mengenal batas suku dan agama,” ujar Andreas. (Baca: Yusuf Muhammad: JONRU, SANG DAJJAL MEDSOS)

Anggota DPR RI dari daerah pemilihan NTT ini menilai, kehadiran Jonru yang dikenal sebagai provokator di media sosial dan anti toleransi dengan berkedok kegiatan sosial di tengah masyarakat kota Maumere ini menimbulkan kemarahan warga.

“Pengusiran Jonru karena warga tidak ingin kerukunan, kenyamanan hidupnya yang toleran terganggu oleh seorang yang mempunyai track record provokator,” pungkasnya.  (SFA)

Sumber: IndoNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: