Internasional

Video, Mantan Amir Ungkap Kekalahan Kelompok bersenjata di Aleppo

Selasa, 03 Januari 2017 – 10.15,

SALAFYNEWS.COM, SURIAH – Abul Abd menjelaskan bahwa pengangkatannya sebagai “Amir” di Aleppo datang di waktu yang sempit, saat kota Aleppo hampir jatuh di bawah kendali tentara Suriah. Sementara tuduhan yang diarahkan pada faksi bersenjata di Aleppo, menunjukkan bahwa ada banyak keputusan yang bergantung pada pihak luar. (Baca: Pawai Akbar Rakyat Aleppo Rayakan Kemenangan dan Bawa Gambar Assad)

Ia juga mengatakan, ketika tentara Suriah  dapat mengendalikan Aleppo setelah hampir empat tahun setengah di bawah kendali militan, Abul Abd mengatakan bahwa beberapa faksi telah mengumpulkan senjata dan amunisi di gudang mereka.

Sesuai pengakuannya bahwa pada saat milisi “Ahrar Sham” dan milisi “Fath al-Sham” membeli senjata dan amunisi, faksi-faksi lain menolak untuk mengeluarkan senjata dan amunisi yang mereka simpan, setelah itu mereka meninggalkan kota sementara amunisi masih ada di gudang yang sudah dikuasai tentara Suriah.

Amir Aleppo juga mengungkap bahwa beberapa faksi telah berbuat kejahatan di Aleppo, karena faksi-faksi tersebut menghimpun orang-orang kriminal. Dia mengatakan bahwa salah satu alasan utama jatuhnya kota ke tangan tentara Suriah adalah kelemahan iman di antara faksi-faksi yang ada, karena untuk memperbanyak anggota, mereka merekrut para penjahat kriminal tanpa memperhatikan pendidikan atau agama mereka seperti yang ia katakan. (Baca: Assad: Pembebasan Aleppo Kemenangan nyata Bagi Penentang Terorisme)

Dalam wawancara, ia juga mengungkapkan beberapa faksi yang disebut “Jundu Ahrar” tanpa menyebut namanya, mengatakan kelompok inilah yang pertama kali melarikan diri dan meninggalkan medan perang ketika kondisi sangat genting.

Ia juga mengisyaratkan bahwa banyak faksi tidak mempersiapkan alat pertempuran bagi pasukannya, dan tidak membentengi markasnya, ketika anggotanya banyak yang terbunuh, bahkan para komandannya bangga sudah mengorbankan mereka dalam pertempuran ini, menggambarkan apa yang terjadi seakan-akan, “aku melemparkan mereka ke dalam kehancuran.

Setelah mewawancarainya mengenai “konspirasi internasional” di Aleppo, Amir Aleppo mengatakan bahwa kelompok bersenjata seperti milisi “Jaish al-Fath” terlambat di awal pertempuran untuk mematahkan pengepungan, dan memberi kesempatan bagi tentara Suriah untuk merusak barisannya.

Di akhir wawancaranya, Amir Aleppo menegaskan niat dari faksi-faksi bersenjata untuk kembali ke Aleppo, dan meminta kepada mereka untuk bersatu. (SFA)

Sumber: Raialyoum

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: