Headline News

VIDEO: Kisah Mantan Para Istri Teroris ISIS Ungkap Detail Kehidupan Mereka

Kamis, 13 Juli 2017 – 08.55 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MOSUL – Beberapa istri teroris ISIS setuju untuk ambil bagian dalam sebuah wawancara video yang dilakukan oleh layanan penegakan hukum Irak, kantor berita Sputnik menerima rekaman eksklusif dari polisi federal Irak. (Baca: STRES.. Inilah Cara Terbaru Para Wanita ISIS Akhiri Kehidupan)

Video tersebut menggambarkan tiga wanita yang menanggapi pertanyaan polisi setelah mereka dievakuasi dari Mosul.

Wanita pertama mengatakan bahwa dia dipaksa menikahi seorang teroris oleh pamannya, yang juga anggota ISIS. Dengan cara ini, ia berharap bisa melakukan promosi di dalam kelompok tersebut, namun kemudian terbunuh. Wanita itu sekarang memiliki anak berusia satu tahun, sementara nasib suaminya masih belum diketahui.

Membalas pertanyaan polisi, wanita tersebut mengatakan bahwa dia tidak dapat melarikan diri dari suaminya, karena dia menahannya di gudang bawah tanah selama lebih dari satu tahun. Setelah mengetahui bahwa dia mencoba menghubungi kerabatnya yang bertugas di tentara, dia mengancam akan membunuhnya. (Baca: Israel Hadiahkan Tentara Wanitanya untuk Penuhi Kebutuhan Seks Teroris ISIS)

Ketika wanita kedua ditanya apakah dia menikah dengan seorang militan ISIS, dia hanya mengangguk dengan tegas. Kemudian dia mengatakan bahwa suaminya terbunuh. Ayah dari wanita itu juga anggota ISIS, dia juga terbunuh beberapa hari yang lalu.

Wanita ketiga sambil menggendong anak kecil di tangannya selama wawancara, mengatakan bahwa suaminya terbunuh saat pasukan Irak melakukan serangan udara ke sebuah gedung di Mosul.

Mengomentari pernyataan wanita tersebut, kepala polisi federal Irak Shakir Jaudat mengatakan kepada Sputnik bahwa “wanita yang setuju untuk menjawab pertanyaan di depan kamera tidak bersalah. Jika mereka terlibat dalam melakukan kejahatan, mereka akan menolak untuk melakukannya”. (Baca: Kesaksian Mantan Teroris: Anggota ISIS Suka Minum Miras dan Doyan Perkosa Wanita)

Menurut Jaudat, kesaksian perempuan ini akan digunakan untuk penyelidikan lebih lanjut. Teroris ISIS terkenal karena kekejaman mereka terhadap warga sipil, terutama perlakuan kejam mereka terhadap wanita. Wanita sering digunakan oleh gerilyawan ISIS sebagai budak dan terkadang berfungsi sebagai penembak jitu atau bekerja di dalam departemen keuangan kelompok ISIS. (SFA)

Sumber: SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: