Nasional

Ustadz Bangsa Itu Bernama Jokowi

Selasa, 03 Januari 2017 – 13.10,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Lamat-lamat masih teringat saat beliau menolak pembongkaran pasar tradisional Solo untuk dijadikan pasar modern. Gubernur Jateng saat itu Bibit Waluyo, mengatakan Walikota Solo goblok, Jokowi hanya tersenyum. Dan pada Pilkada periode kedua beliau menang 93% kalau tidak salah. Itulah hasil tertinggi Pilkada selama masa reformasi. Tidak lama setelah itu beliau menjadi Gubernur DKI. Dan 1,5 tahun kemudian menjadi Presiden RI ke-7. (Baca: Denny Siregar: Jokowi-Ahok Satu Paket)

Jokowi is The Best

Banyak orang under estimate atas kemampuannya termasuk Jusuf Kalla sendiri. Dia ndeso, plonga-plongo, tidak tegas, anak PKI, anak Cina, Kristen, kayak Kodok, malah Dhani bilang kayak Anjing dan Babi. Presiden ke-7 dan Presiden ke-5 non militer. Presiden yang jarang bersantai di istana. Presiden yang buat Paspampres repot karena tidak diizinkan menghidupkan sirine saat jalan. Selalu tiba-tiba berhenti di tengah kumpulan rakyat di pinggir jalan. Presiden yang tidak menggubris fitnah, bahkan makian yang begitu keras menghujatnya. (Baca: Denny Siregar: Inilah Sinyal “Perang” Jokowi)

Duduk di istana tidak membuatnya terkesima. Anak-anaknya tetap seperti biasa, jualan Martabak dan kakaknya tidak diterima jadi PNS karena tidak lulus tes masuk CPNS. Istrinya nyaris setiap pagi belanja ke pasar belakang Istana Bogor kalau mereka menginap disana, yang pulang ke Solo dengan pesawat Kelas Ekonomi, yang selendang berjuntai dengan rambut digerai, yang dia tidak canggung dan tidak merasa tersanjung saat orang berselfie ria dia layani dengan senyum sederhananya, sesederhana kehidupan dan hatinya. (Baca: Denny Siregar: Langkah Jokowi Mematikan)

Amankah mereka?

Pasti aman dan nyaman karena mereka telah selesai dengan dirinya, mereka tidak butuh embel-embel. Jokowi dengan baju putih tanpa aksesories, bahkan jam tanganpun jarang ada di pergelangan tangannya. Justru kitalah yang melihatnya yang tidak nyaman, kenapa orang sesederhana itu? Bersungguh-sungguh bekerja untuk rakyatnya tanpa mengenal lelah dan waktu, namun masih terus dihujat, dihambat, difitnah, dilecehkan oleh orang-orang yang belum move on bahwa Jokowi itu Presiden terpilih. Bukan penunggang kuda dengan topi laken dan tongkat komando yang memaksakan dirinya tinggal di istana bak raja. (Baca: Denny Siregar: Inilah Cara Cantik Jokowi Merajut Kebhinekaan)

Bangsa ini telah menerima sebuah hadiah luar biasa dari Allah SWT. Seorang pemimpin yang datang di tengah pesta pora perampok uang dan harta negara tanpa rasa risi dan malu karena ususnya sudah bukan 12 jari tapi mungkin sudah sepanjang Jalan Gunung Sahari. Rencana busuk, penekanan dan segala macam cara menjatuhkan sudah begitu sangat direncanakan.

Cuma Tuhan yang masih sayang dan menghindarkan kehancuran bagi bangsa yang lahirnya dari perjuangan bukan ngemis minta kemerdekaan.

Wahai anak bangsa yang masih gelap mata..

Tidak usah kalian terus berusaha untuk mengambil sesuatu yang bukan punya kalian. Belajarlah pada yang ada.

Karena kelak kita akan menjadi sebuah bangsa yang digdaya, bukan karena takut kepada Amerika, bermain mata dengan Cina, atau menunduk-nunduk dengan Rusia. Kita bisa berdiri dengan kepala tegak dan berkata, (Baca: Denny Siregar dan “Serangan Maut” Jokowi)

“KAMI BANGSA INDONESIA RAS ASIA. Yang sejajar dengan kalian, karena kami dipimpin seorang GURU BANGSA yang SEDERHANA, BERJIWA PEMBELA untuk RAKYATNYA. KAMI INDONESIA SEBENAR-BENARNYA.”

Terimakasih Tuhan.. Telah memilihkan Jokowi untuk kami, untuk memimpin negeri kami, Indonesia, Tanah Nusantara. 2017 adalah TAHUN KEBANGKITAN KEBENARAN YANG SUDAH LAMA DIPINGGIRKAN.  ?? Presiden Hebat ??. (SFA)

Penulis: Iyyas Subiakto

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: