Fokus

Ustad Abu Janda: Teroris Jangan Ditembak Mati, NDASMU

Minggu, 02 Juli 2017 – 10.21 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Saya dikasih tau kawan saya yang kebetulan main ke POLSEK, ia kaget melihat penjagaan ketat beberapa anggota Brimob bersenjatakan laras panjang. Simpati saya untuk aparat kepolisian.. situasi akhir-akhir ini pasti sangat mencekam bagi mereka setelah 3x penyerangan yang memakan korban jiwa anggotanya. (Baca: Ustad Abu Janda: ‘Play Victim’ Modus Kelompok Radikal Hancurkan NKRI)

Upaya memerangi terorisme sudah cukup berat bagi mereka harus mempertaruhkan nyawa, masih harus diperberat lagi oleh Politisi partai Anu yang NYINYIR saat Polisi menembak mati teroris.

Bachtiar Nasir dan Nasir Jamil

Jangan tembak mati teroris? HELOOW.

Mungkin masa kecil para Politisi tersebut dimanja oleh keperkasaan McGYVER yang bisa bikin pingsan lawan dengan satu pukulan, atau NEO film Matrix yang bisa mengelak peluru. (Baca: Abu Janda Al-Boliwudi: Kelompok Khilafah, Wahabi, Teroris Serang Pemerintah, TNI dan POLRI)

Atau mungkin si politisi ingin pak Polisi ajak baik baik terorisnya duduk Ngopi Ngopi cantik di gerai kopi yang tidak mendukung LGBT. Ini dunia nyata, bukan film Hollywood akhi! dalam situasi hidup mati di dunia nyata, antara polisi yang mati atau teroris yang mati itu HITUNGAN DETIK, bukan slow motion seperti film Matrix.

Meributkan polisi tembak mati teroris, Pffft.. hey! teroris sudah kehilangan HAM nya saat ia memutuskan jadi teroris, ngerti ora sampeyan?. Malah bikin rakyat curiga apa ini motif terselubung ingin DELEGITIMASI melemahkan upaya POLRI memerangi terorisme? Jangan anggap bodoh rakyat bung!. Rakyat dengan senang hati melihat berita teroris tumbang bersimbah darah dilumpuhkan aparat.. daripada ia menyebabkan korban jiwa lebih banyak. (Baca: Abu Janda Al-Boliwudi: Saya Bangga Punya Densus 88)

SHARE INI SEBAGAI TANDA DUKUNG

Dengan anda share ini, anda menjadi bagian dari rakyat yang mendukung aparat kepolisian untuk melakukan apa saja yang dianggap perlu -termasuk tembak mati- teroris di tempat. DIRGAHAYU POLRI KE-71. (SFA)

Sumber: Akun Facebook Ustad Abu Janda Al-Boliwudi

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: