Fokus

Ustad Abdul Somad Ditolak Masuk Hongkong, Kapitra Akan Mengadu ke DPR

Minggu, 24 Desember 2017 – 13.49 Wib,

SALAFYNEWS.COM, JAKARTA – Ustad Abdul Somad Ditolak dan di Deportasi dari Hongkong membuat Pihak pengacara melayangkan protes. Pengacara akan mengadu ke DPR agar ke depan ada perlindungan terhadap WNI yang berkunjung ke luar negeri.

Baca: Dr Zakir Naik Sebarkan Wajah ‘Islam’ Ala Wahabi

“Kami akan melaporkan hal ini kepada DPR dan instansi lainnya agar pemerintah Indonesia serius melindungi warganya yang melakukan kunjungan ke luar negeri,” ujar Kapitra Ampera dalam keterangannya seperti dilansir detikcom, Minggu (24/12/2017).

Kapitra memprotes keras pihak China atas pemulangan ustad Somad tersebut. “Kami akan melakukan protes keras kepada pemerintah Indonesia dan pemerintah China, atas perlakuannya terhadap seorang guru agama yang dikagumi oleh rakyat Indonesia,” sambung Kapitra.

Selain itu, Kapitra meminta kepada aparat polisi untuk mengusut insiden itu. Hal ini untuk memastikan apakah penolakan tersebut atas pesanan pihak-pihak tertentu.

Baca: Lesbumi Bubarkan Acara Kajian Salafy yang Provokatif dan Anti Islam Nusantara

“Kami minta kepada aparat kepolisian agar melakukan investigasi apakah ada by order dari orang-orang tertentu yang memberikan laporan fitnah (hoax) kepada imigrasi Hong Kong sehingga ustad Abdul Somad ditolak oleh imigrasi Hong Kong untuk memasuki wilayah Hong Kong,” terang Kapitra.

Pihaknya juga akan melakukan konfirmasi dan klarifikasi hal ini melalui Kementerian Luar Negeri. Pihaknya ingin mengetahui alasan jelas penolakan tersebut.

“Hal ini penting kami lakukan, untuk mengetahui apakah upaya yang dilakukan Hong Kong itu adalah atas permintaan pemerintah Indonesia atau pemerintah China,” lanjutnya.

Sebelumnya, ustad Somad mengaku mengalami perlakuan tidak menyenangkan ketika berkunjung ke Hong Kong. Dia menjelaskan hal itu melalui fanpage Facebook-nya.

Baca: Inilah Provokasi Berbahaya Wahabi, ‘Kamu Percaya Nabi Apa Kyai’?

“Mereka jelaskan bahwa negara mereka tidak dapat menerima saya. Itu saja, tanpa alasan. Mereka langsung mengantar saya ke pesawat yang sama untuk keberangkatan pukul 16.00 WIB ke Jakarta,” kata ustad Somad.

Saat detikcom mencoba menghubungi Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan BHI Kemlu Lalu M Iqbal dan juru bicara Kemlu Arrmanatha Nasir melalui sambungan telepon dan pesan singkat. Namun, keduanya belum merespons. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: