Headline News

Ulama Irak: Teroris ISIS Ciptakan Negara Dajjal Bukan Pemerintahan Islam

Sabtu, 17 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, IRAK – Salah satu ulama Irak dan Khatib shalat Jum’at di wilayah Haditha di Anbar, Sheikh Mohammed Adnan al-Kuhli, pada hari Jum’at (16/12) menegaskan bahwa kelompok teroris ISIS telah mengubah “negara dengan sistem kepemimpinan Islam” menjadi “negara Dajjal” dengan keyakinan mereka yang menghalalkan darah sesama Muslim. Ia menjelaskan bahwa mereka adalah kelompok yang sesat yang wajib diperangi oleh semua umat karena ajaran mereka telah keluar dari ajaran Islam. (Baca: GAWAT.. ISIS Aktif Sebarkan Propaganda ‘Khilafah’ di Sejumlah Masjid di Jakarta)

Sheikh al-Kuhli mengatakan saat khutbah Jum’at (16/12) yang ia sampaikan seperti dilansir oleh kantor berita AlMaalomah (16/12) bahwa, “kelompok teroris ISIS merubah negara kepemimpinan Islam menjadi negara Dajjal dengan melanggar ajaran Nabi ketika mereka menghalalkan darah orang-orang yang tak berdosa dan menyebarkan kerusakan di muka bumi”. Ia menjelaskan bahwa “teroris ISIS tidak mewakili ajaran manapun dan setiap klaim dan ucapan mereka yang dipoles dengan agama hanya bagian dari tipu daya mereka yang ditujukan untuk mendapatkan kepercayaan dan simpati dari orang-orang di wilayah yang mereka kuasai dan mereka benar-benar keluar dari ajaran Islamdan kita harus perangi”.

Sheikh al-Kuhli juga mengatakan bahwa, “umat Islam tengah merasakan musibah yang besar dengan adanya kelompok teroris yang berkedok Islam dan semua kelompok bersenjata lainnya yang mendedikasikan tindakannya atas nama kelompok, sekte, atau suku yang pada dasarnya mereka datang untuk membunuh rakyat satu persatu, dan bagi seluruh rakyat agar sangat berhati-hati terhadap kelompok ini”. (Baca: Hasan Nasrallah: Barat dan Kelompok Takfiri Tak Ingin Lihat Umat Islam Bersatu)

Sheikh al-Kuhli mengatakan bahwa, “rakyat Irak dengan segala lapisan masyarakatnya harus merapatkan barisan dan memperkuat persatuan untuk menghadapi orang-orang yang berusaha menumpahkan darah warga Irak di bawah doktrin-doktrin yang sama sekali tidak memiliki hubungan dengan ajaran Islam yang benar, dan semua orang telah mengetahui bagaimana anak-anak di wilayah Haditha terbunuh di tangan teroris ISIS dibawah tenda untuk membela bangsa Irak, dan perlu diketahui bahwa kami bukan memerangi kelompok tertentu atau sekte tertentu, tapi kami sedang berjuang melawan musuh bangsa irak yang mencoba dengan segala cara untuk menciptakan bibit perpecahan dan perselisihan di dalam tubuh masyarakat Irak yang satu”. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: