Internasional

Ulama Al-Azhar: Bukan Seorang Muslim yang Lakukan Kekerasan karena Beda Ideologi

Dr. Muhanna: seorang Muslim tidak membunuh atau memerangi Muslim atau non-Muslim kecuali saat pihak lain yang memulai peperangan

Selasa, 14 juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, MESIR – Seorang anggota ulama senior di Al-Azhar, Mahmoud Muhanna, Senin (13/06), menegaskan bahwa mazhab Sunni (Aswaja) tidak memperbolehkan agresi terhadap kehormatan dan mengharamkan pertumpahan darah.

Dr. Muhanna mengatakan dalam sebuah pernyataan pers bahwa “seorang Muslim tidak membunuh atau memerangi Muslim atau non-Muslim kecuali saat pihak lain yang memulai peperangan”. (Baca: India Tolak Visa Imam Wahabi Untuk Cegah Fitnah Sektarian Yang Biasa Dihembuskannya)

Muhanna berpandangan bahwa “Barat dan Amerika sering kali mencoba untuk menggambarkan Islam sebagai agama agresi, dan itu dimaksudkan untuk tujuan politik yaitu menyebarkan kekacauan di wilayah tersebut dan melemahkan negara-negara kami terutama Mesir”. (Baca: Wikileaks Retas Email Hillary Clinton, Perang Sektarian Modal Barat Hancurkan Islam)

Anggota dari para ulama senior Al-Azhar itu menekankan bahwa “tidak dapat diterima lakukan pembunuhan atas nama Islam”.

Muhanna menegaskan bahwa “Al-Azhar dari sejak dahulu hingga sekarang mengecam keras apa yang dilakukan oleh para pembunuh dan penjahat atas nama Islam. Islam merupakan agama damai dan rahmat terhadap seluruh umat manusia dan Islam jauh dari mereka para pembunuh itu, seorang Muslim itu penuh kasih sayang serta pemaaf kepada mereka yang berbeda dengannya secara ideologi, seorang Muslim tidak mungkin mempraktekkan kekerasan atau aksi teror terhadap siapapun hanya karena ideologi”. (SFA)

Sumber: almaalomah.info

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: