Fokus

UEA “Rampok” Wilayah Mokha dan Bab al-Mandeb

Minggu, 04 Juni 2017 – 03.27 Wib,

SALAFYNEWS.COM, YAMAN – Menurut Sumber-sumber politik Yaman di Riyadh mengungkapkan tentang UEA yang ingin “Rampok” wilayah Bab al-Mandeb, Mokha dan wilayah-wilayah Muwazza’ dan memasukannya ke dalam provinsi Aden. (Baca: Kerjasama AS & UEA Semakin Perlebar Hegemoninya di Timur Tengah)

Sumber tersebut mengatakan bahwa Abu Dhabi tengah berusaha untuk melakukan proyek baru yang meliputi pencaplokan bagian pesisir provinsi Taiz (wilayah-wilayah barat provinsi Taiz) dan memasukkannya ke dalam provinsi Aden atau akan menjadi distrik Aden dimana UEA sedang memaksakan kehadirannya di wilayah yang membentang dari Aden hingga Mokha dan hal ini bertujuan untuk menguasai pesisir yang dekat dengan selat Bab al-Mandeb yang strategis yang menjadi tujuan militer dan ekonomi. (Baca: Ketabahan Rakyat Yaman Ungkap Kebusukan Saudi, UEA Jadi Budak Israel)

Selat Bab al-Mandeb adalah salah satu pusat strategis dunia yang sangat penting. Selat ini, selain menjadi titik sambungan antara Laut Merah dan Mediterania, juga menguhubungkan barat daya Asia dengan timur Afrika dan Eropa. Dari sisi ekonomi, selat Bab al-Mandeb juga memainkan peran penting dalam transportasi energi global. Berdasarkan perkiraan Kantor Informasi Energi AS pada tahun 2013, sekitar 3,8 juta barel minyak diekspor melalui Selat Bab al-Mandeb perharinya, dimana angka ini setara dengan enam persen dari perdagangan minyak dunia. Pada saat yang sama, sekitar 25.000 kapal barang melewati selat tersebut pertahunnnya. Beberapa poin penting tentang Selat Bab al-Mandeb ini telah cukup menjadi alasan bagi UEA untuk mendominasi kawasan tersebut. (Baca: Media Perancis Bongkar Rencana AS, UEA dan Saudi Serang Pelabuhan Hudaydah)

Sumber tersebut juga mengungkapkan bahwa permintaan UEA ini juga telah sampai kepada Hadi dan pemerintahannya dimana UEA berusaha untuk memuluskan proyeknya, selain itu proyek-proyek lainnya yakni memasukkan wilayah-wilayah ini ke dalam wilayah yang akan berada di bawah penguasaan negara selatan nanti pada saat di berlakukannya proyek pemisahan wilayah utara dengan selatan Yaman. (SFA)

Sumber: Sahafah24

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: