Asia

Ucapan Pedas Tentara Filipina: Kami Tak Butuh AS untuk Bebaskan Marawi dari Teroris

Kamis, 10 Agustus 2017 – 08.33 Wib,

SALAFYNEWS.COM, MANILA – Pada hari Rabu, Kolonel Romeo Brawner, Wakil Komandan Kelompok Tugas Ranao dari Angkatan Darat Filipina mengatakan bahwa pembebasan kota Marawi tanggung jawab Angkatan Darat Filipina. (Baca: Potret Sadis Teroris di Marawi Filipina)

Pernyataan Brawner diyakini bertujuan untuk menolak laporan bahwa AS dapat melakukan serangan udara terhadap ISIS di kota Marawi, Filipina.

“Tidak perlu tambahan pasukan dari negara lain. Angkatan Bersenjata Filipina mampu, kita memiliki amunisi dan pasukan untuk menyelesaikan misi tersebut,” kata Kolonel Romeo Brawner. “Adalah tanggung jawab pemerintah Filipina untuk melindungi wilayah kita dan rakyat kita … pasukan asing di wilayah kita menentang konstitusi kita.”

Kepala Staf Angkatan Bersenjata, Eduardo Año, mengatakan bahwa sebuah intervensi militer langsung AS “hanya boleh dilakukan selama invasi tentara Filipina oleh aktor negara lain”. (Baca: Ahli Terorisme: 2017 ISIS Akan Dirikan Negara di Filipina)

Sementara itu, komandan ISIS, Isnilon Hapilon, Omar Maute dan Abdullah Maute mungkin masih hidup, menurut beberapa laporan. Laporan ini mengklaim bahwa komandan ini tidak terbunuh dalam pertempuran Marawi seperti yang telah diumumkan sebelumnya.

Presiden Filipina Rodrigo Duterte sebelumnya memberikan hadiah P10 juta untuk pembunuh Hapilon, dan hadiah masing-masing P5 juta untuk Abdullah dan saudaranya Omar. (SFA)

Sumber: Southfront

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: