Internasional

Tutupi Kecaman Internasional, Riyadh Otak Pemicu Ketegangan “Sektarian” di Bahrain

Rabu, 22 Juni 2016,

SALAFYNEWS.COM, TEHERAN – Seorang asisten Kantor Kepresidenan Iran, Hamid Aboutalebi, menyebutkan bahwa perkembangan yang terjadi di Bahrain merupakan upaya Arab Saudi “untuk melepaskan diri dari lumpur pembantaian dan pertumpahan darah di wilayah serta kecaman internasional”. (Baca: Bahrain; Sang Raja, Revolusi Dan Kriminalisasi Demokrasi)

Menurut kantor berita “IRNA”, Selasa (21/06), Aboutalebi menyampaikan di akun twitternya bahwa Arab Saudi bertindak seolah-olah ia merupakan kakak kandung dari Bahrain.

Asisten kantor kepresidenan Iran itu itu mengomentari pencabutan kewarganegaraan dari seorang tokoh ulama terkemuka, Sheikh Isa Qassim, bahwa hal itu merupakan “keputusan rezim Al Khalifa yang tidak bijaksana”, ia memperingatkan “kami harus waspada karena prosedur ini adalah sebuah perangkap untuk mendorong untuk timbulkan perang sektarian dan kekerasan serta kerusakan hubungan di kawasan, kami harus sadar bahwa melestarikan kekerasan hanya akan melayani kepentingan negara yang memberikan dukungan kepada kelompok teroris ISIS”. (Baca: Upaya Saudi Eratkan Hubungan Israel-Bahrain)

Aboutalebi mengatakan bahwa penarikan kewarganegaraan Sheikh Issa Qassem “hanya akan menyebabkan terganggunya dialog nasional yang serius dan sebabkan eskalasi kekerasan” di Bahrain. Ia menunjukkan bahwa “Negara-negara besar demi memecahkan sejumlah krisis yang dihadapinya, ia mencoba menimbulkan kekacauan di negara-negara kecil, sebuah permasalahn yang  setiap orang harus sadar akan hal itu”. (SFA)

Sumber: Arabic.rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: