Fokus

Turki Tangkap Menteri Kesehatan Teroris ISIS

Polisi Turki Tangkap Menteri Kesehatan ISIS

Kamis, 25 Januari 2018 – 18.39 Wib,

SALAFYNEWS.COM, ANKARA – Kifah Bashir Hussein, menjabat sebagai menteri kesehatn organisasi ISIS dan 13 orang lainnya, ditangkap oleh pihak berwenang Turki selama operasi keamanan di negara bagian selatan Shanli Orfa.

Baca: Majalah Intelijen Bongkar Wajah Busuk Qatar dan Turki Bantu ISIS di Suriah

Kantor berita Anatolia mengutip, sumber keamanan mengatakan bahwa operasi tersebut dilakukan oleh tim anti-terorisme dan intelijen di departemen keamanan negara bagian “Shanli Orfa”.

Menurut sumber tersebut, “operasi tersebut didasarkan oleh sejumlah informasi dari intelijen yang melaporkan masuknya sekelompok orang dari organisasi teroris ISIS, termasuk pemimpin dan pejabat organisasi tersebut, dari Suriah sampai Turki, melalui para penyelundup”.

Baca: Senjata Makan Tuan, Teroris ISIS Akan Serang Saudi, Turki

Infiltrasi kelompok ini ke Turki dilakukan dengan pengetahuan dan kontrol dari tiga organisasi Kurdi, Partai Buruh, sayap militer Partai Unionis Demokratik (DUP) dan Persatuan Komunitas Kurdi. Sumber tersebut mengatakan bahwa pasukan keamanan Turki menangkap 12 orang yang menyeberang ke Turki dari Suriah.

Sumber keamanan Turki mengungkapkan bahwa para tahanan tersebut, adalah 7 orang Aljazair, dua orang Suriah, dua orang Irak, seorang Belanda, seorang Inggris asal Maroko, dan seorang Mesir.

Kifah Bashir Hussein, salah satu warga Irak, mengakui kedua tersangka tersebut saat ini dalam penyelidikan sebagai “pemimpin ” Biro Kesehatan “dalam organisasi ISIS. Dia mengakui bahwa dia adalah salah satu pendiri organisasi teroris ISIS dan memiliki enam sampai tujuh pegawai lainnya.

Dia juga mengungkapkan bahwa dia adalah “salah satu pendiri kelompok Tawhid wal Jihad pada tahun 2004 dan kemudian mengambil bagian dalam kegiatan al-Qaeda di Irak.”

Baca: Rusia Ungkap Nama-nama Perusahaan Turki yang Pasok Komponen Bom untuk ISIS

Direktorat keamanan tersebut merujuk pimpinan organisasi ISIS dan 13 tahanan lainnya ke Kejaksaan untuk menyelesaikan penyelidikan mereka. Mereka juga diajukan ke pengadilan alternatif yang memutuskan untuk menahan 13 orang yang ditangkap dan membebaskan tahanan Mesir tersebut.

Menurut sumber tersebut, diantara para tahanan ada dua yang masuk daftar di selebaran merah INTERPOL, orang Belanda, Xavier Rose Claire Suagiamakiris, dan Mokhtar Makkawi, seorang warga Aljazair dan penduduk di Belanda.

Ternyata juga ada “surat perintah penangkapan dan penuntutan orang Inggris asal Maroko, Younes bin Badia, salah satu dari 14 tahanan tersebut.” (SFA)

Sumber: Arabic RT

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: