Eropa

Turki Berikan Kartu Pengungsi Kepada Mantan Amir Jabhat Al-Nusra Suriah

Sabtu, 27 Mei 2017 – 00.05 Wib,

SALAFYNEWS.COM, TURKI – Para aktivis Suriah mengungkapkan bahwa pemerintah Turki telah memberikan kartu pengungsi kepada mantan emir (pemimpin) organisasi teroris Jabhat al-Nusra di Aleppo yang dikenal dengan nama Abu al-Abed Ashidda, yang telah terpisah dari Ahrar al-Syam dengan dalih telah berkoordinasi dengan pemerintah Turki. (Baca: Tahrir al-Sham Kirim Delegasi ke Ankara, Bahas Intervensi Turki di Idlib)

Para aktivis “Pembebasan Suriah” mengatakan bahwa nama asli Abu al-Abed Ashidda adalah Abd al-Mu’in Mohammed Kahhal yang lahir di kota Aleppo pada tahun 1986, dan diketahui kartu yang dimilikinya adalah kartu pengungsi Suriah yang dikeluarkan di Istanbul oleh pemerintah Turki untuk memudahkan dirinya bergerak dan beraktivitas di kota tersebut.

Abu Ashidda sebelumnya ditunjuk sebagai emir (pemimpin) pada faksi al-Muhasiroh di wilayah-wilayah timur kota Aleppo, sebelum ia bersama faksinya keluar ke Idlib mengkuti kesepakatan rekonsiliasi. Abu Ashida terkenal karena komentarnya yang kritis terhadap faksi-faksi yang berhubungan dengan Turki dalam operasi “Perisai Efrat”. (Baca: Riyadh Haddad: Turki Ciptakan Dua Kelompok Teroris Baru di Suriah)

Diketahui bahwa pemimpin-pemimpin Jabhat al-Nusra telah ditunjuk menjadi pemimpin dari “batalion Ashida” yang bertempur di bawah bendera “Ahrar al-Syam” sebelum mereka berpisah pada akhir tahun lalu dan bergabung dengan Jabhat Fath al-Syam.

Sementara itu, dilaporkan bahwa kelompok-kelompok teroris Suriah saling bersitegang dan saling serang. Dilketahui bahwa Faylaq al-Sham telah menangkap Emir Partai Islam Turkistani di wilayah pesisir yang dikenal dengan nama Abu Abd al-Khaliq Turkistani setelah menyerang markasnya di Gunung Kurdi di pedesaan Lattakia. (Baca: Koalisi Maut, Saudi-Turki Amankan ISIS di Suriah dan Ingin Hancurkan Mesir)

Adapun pemimpin brigade Badr dalam Ahrar al-Syam dilaporkan berhasil selamat dari operasi pembunuhan yang menargetkannya dengan meledakkan sabuk peledak ketika mobil yang ia tumpangi melintas di jalan Kafar Yahmoule-Ma’arrat Misrin di pedesaan Idlib utara yang mengakibatkan 3 rekannya terluka. (SFA)

Sumber: Almayadeen

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: