Fokus

Turki ambruk, Iran dukung Ankara hadapi sanksi ekonomi AS

Mohammad Javad Zarif
Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif

TEHERAN – Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif mengecam sanksi ekonomi AS terhadap Turki sebagai sesuatu yang sangat “memalukan”, dan menekankan dukungan Teheran untuk Ankara, seperti dilansir FNA (11/08).

“Kegemaran Trump dalam menimbulkan kesulitan ekonomi pada sekutu NATO-nya, Turki, sangat memalukan. AS harus merehabilitasi kecanduannya terhadap sanksi dan penindasan atau seluruh dunia akan bersatu – untuk memaksanya,” tulis Zarif di halaman twitter-nya pada hari Sabtu.

Baca: Rusia Kutuk Sanksi AS ke Iran Karena Langgar Resolusi PBB

“Kami sudah berdiri dengan negara tetangga sebelumnya, dan akan kembali sekarang,” tambahnya.

Sengketa memburuk antara Amerika Serikat dan Turki bergema melalui ekonomi global pada hari Jumat, mempercepat pelarian uang dari pasar negara berkembang dan menabur ketidakstabilan di seluruh Timur Tengah dan di antara sekutu NATO yang telah mendekati titik puncak.

Baca: Lewat Telpon, Erdogan dan Putin Sepakat Pentingnya Kedaulatan Suriah

Mata uang Turki, Lira, yang diperdagangkan 4,7 terhadap dolar pada sebulan lalu, melemah menjadi 6,4 terhadap dolar pada hari Jumat – pertama kalinya Lira keok dan dibutuhkan lebih dari 6 lira untuk membeli satu dolar. Lira telah kehilangan lebih dari 30 persen nilainya bulan ini.

Baca: Erdogan: Serangan Israel ke Suriah Upaya Tel Aviv Bawa Timteng ke dalam Perang Besar

Trump memperkuat tekanan dan mengumumkan sanksi ekonomi tambahan – melipatgandakan tarif impor baja Turki menjadi 50 persen dan aluminium hingga 20 persen – setelah sebelumnya menjatuhkan hukuman pada dua menteri pemerintah Turki pekan lalu. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Erdogan: Turki Boikot Produk Elektronik AS | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: