Eropa

Tuduhan Nikki Haley Serang Iran Adalah Pengulangan Skenario Palsu Collin Powel di Irak

Kamis, 08 Februari 2018 – 06.04 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Duta Besar Iran untuk London Hamid Baeidinejad menggarisbawahi bahwa tuduhan yang dibuat oleh Dubes AS untuk PBB Nikki Haley melawan Teheran, adalah pengulangan skenario palsu yang dimainkan oleh Washington terhadap Irak 15 tahun yang lalu.

Baca: Zarif Semprot AS Terkait Laporan Palsu Nikki Haley Sebut Rudal Yaman dari Iran

Menulis di halaman Instagram pada hari Rabu, Baeidinejad merujuk pada tulisan Lawrence Wilkerson, kepala staf mantan Menteri Luar Negeri AS Collin Powel, edisi Selasa, New York Times, di mana dia mengingatkan pada ucapan Powel “di PBB yang menjual perang pre-emptive dengan Irak” 15 tahun yang lalu.

“Hari ini, ketika Duta Besar AS untuk PBB Nikki Haley memberikan bukti lemah untuk memperkenalkan Iran sebagai ancaman, dia sebenarnya memainkan skenario serupa, kali ini Trump yang berulang kali berbicara tentang perubahan pendirian di Iran dan ingin mengundang pihak lain atau negara lain untuk menghadapi Iran,” kata Baeidinejad.

Dia menekankan bahwa kondisi di Iran sangat berbeda, “Iran bukan Irak dan semua orang tahu bahwa konfrontasi militer melawan Iran yang memiliki kekuatan militer dan kekuatan yang jauh lebih tinggi tidak mungkin dilakukan secara praktis.”

Baca: Rusia: Manuver Busuk AS di Iran Hanya Untuk Tekan Teheran

Ucapannya muncul setelah Haley menunjukkan apa yang dia klaim sebagai bagian dari rudal yang diluncurkan ke Arab Saudi pada bulan Desember, yang menuduh Iran memberikan tentara Yaman dengan rudal.

Setelah komentarnya, Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) Ali Shamkhani mengecam Haley atas tuduhan “konyol” dan nonteknisnya.

“Komentar utusan AS adalah pertunjukan yang sangat lemah dan menggelikan dan mereka bahkan tidak memiliki cadangan teknis,” Shamkhani mengatakan kepada wartawan di kota barat Sanandaj pada bulan Desember.

Dia menekankan bahwa Haley gagal menyajikan bukti yang menguatkan untuk memperkuat tuduhannya. Pejabat keamanan tersebut mengatakan bahwa Iran tidak akan pernah malu untuk mengakui dukungan bagi negara-negara tertindas, jika mereka memulai untuk melakukannya. “Jika Iran bergerak, ia menyatakannya dengan jelas dan tanpa ambiguitas,” katanya.

Baca: Pesan Ancamam Houthi: Tak Ada Celah Bagi Abu Dhabi dari Rudal Yaman

Sementara itu, Shamkhani mengatakan bahwa jalanan Sana’a dipenuhi dengan barang bukti tentang kejahatan AS di negara tersebut karena Washington telah memasok Arab Saudi dengan bom cluster yang digunakan untuk melawan orang-orang Yaman. “Hari ini, orang-orang Yaman dikepung dan di bom dan semua tindakan ini diambil dengan dukungan, kolaborasi dan dukungan AS untuk Arab Saudi,” katanya. (SFA)

Sumber: FNA

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: