Amerika

Trump Tunda Pengumuman Pemindahan Kedubes AS dari Tel Aviv ke Yerusalem

Selasa, 05 Desember 2017 – 16.00 Wib,

SALAFYNEWS.COM, AMERIKA – Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan keputusannya untuk memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem yang diduduki. Pihak Gedung Putih menegaskan bahwa presiden Donald Trump tidak mengumumkan keputusan pemindahan Kedutaan Besar AS di Israel ke Yerusalem tersebut pada hari Senin (04/12).

Palestina

Baca: Surat ‘Busuk’ Israel kepada Riyadh Dukung Saudi Lawan Iran di Kawasan

Juru bicara Gedung Putih, Hogan Gedelli mengatakan kepada wartawan bahwa pengumuman mengenai keputusan tersebut akan dikeluarkan “dalam beberapa hari mendatang”. Ia menjelaskan bahwa “Presiden Trump telah mengeluarkan keputusan ini dengan jelas sejak awal, pertanyaannya bukan apakah kedutaan AS akan dipindahkan dari Tel Aviv ke Yerusalem atau tidak, namun pertanyaannya adalah kapan pemindahan tersebut”.

Keputusan Trump ini diambil ditengah meningkatnya peringatan dari negara-negara Islam dan konsekuensi keputusan semacam ini diperkirakan akan mengarah pada “bencana besar”.

Baca: Negara Arab Upayakan Kudeta Baru di Timur Tengah Untuk Alihkan Isu Palestina

Batas waktu Presiden Donald Trump akan memutuskan apakah akan menandatangani tindakan luar biasa untuk membekukan pemindahaan kedutaan dari Tel Aviv adalah selama 6 bulan, seperti yang dilakukan oleh presiden AS lainnya sejak Kongres mengeluarkan UU pada tahun 1995.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Heather Nauwert mengatakan pada pekan lalu bahwa presiden Trump harus memberitahukan kepada Kongres sebelum 4 Desember mengenai keputusannya untuk memindahkan kedutaan AS ke Yerusalem. Heather Nauwert menegaskan bahwa ia mempelajari masalah ini dengan serius.

Baca: Hamza Bendelladj Hacker Robin Hood Muda Bagi Palestina

Kantor berita Reuters mengutip dari seorang pejabat pemerintah AS mengatakan beberapa hari yang lalu bahwa Trump disebut-sebut akan mengumumkan pada hari Rabu bahwa ia mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel, namun diperkirakan ia akan menunda pemindahan keduataan AS dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Kepresidenan Perancis mengatakan pada hari Senin (04/12) bahwa presiden Prancis mengungkapkan dalam percakapan telepon dengan rekannya dari Amerikan tentang kekhawatirannya atas pengakuan AS yang menyebutkan Yerusalem sebagai ibu kota Israel secara sepihak”. (SFA)

Sumber: Arabic rt

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: