Amerika

Trump Pertimbangkan Aksi Militer Terhadap Suriah

Jum’at, 07 April 2017 – 13.02 Wib,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Presiden AS Donald Trump sedang mempertimbangkan tindakan militer terhadap Suriah atas dugaan serangan kimia pada minggu ini, dan menyatakan bahwa Presiden Bashar Assad tidak dapat memimpin Suriah di masa depan.

Trump pada hari Kamis mengatakan bahwa “sesuatu telah terjadi” terkait dengan Assad sejak serangan kimia pada hari Selasa, dimana para pejabat AS menuduh Assad.

“Saya pikir apa yang dilakukan Assad mengerikan. Saya pikir apa yang terjadi di Suriah adalah salah satu kejahatan yang benar-benar mengerikan. Ini seharusnya tidak terjadi. Seharusnya tidak boleh terjadi,” kata Trump kepada wartawan di pesawat Air Force One. “Saya pikir apa yang terjadi di Suriah adalah aib bagi kemanusiaan. Dia ada disana, dan saya kira dia menjalankan sesuatu, jadi sesuatu terjadi.”

Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson juga memperingatkan bahwa Assad harus pergi. Prioritas AS di Suriah akan menjadi “proses politik yang akan menyebabkan Assad hengkang,” kata Tillerson kepada wartawan di Florida, menjelang KTT Trump dengan Presiden China Xi Jinping.

Sebelumnya, Trump mengatakan beberapa anggota parlemen di Kongres sedang mempertimbangkan tindakan militer terhadap Suriah sebagai balasan atas serangan itu.

Kantor berita CNN mengutip pejabat AS yang mengatakan Departemen Pertahanan memiliki beberapa pilihan untuk menyerang kemampuan senjata kimia Suriah.

Pada hari Selasa, serangan kimia yang diduga menargetkan kota Khan Shaykhun, provinsi Idlib, dilaporkan menewaskan lebih dari 70 orang dan melukai puluhan lainnya.

Serangan itu diikuti oleh dugaan serangan udara yang melanda sebuah rumah sakit di mana korban dari serangan sedang dirawat.

Berbicara pada hari Rabu pada konferensi pers bersama dengan Raja Yordania Abdullah II di Gedung Putih, Trump menyebut serangan itu sebagai “keji” tindakan.

“Serangan kimia kemarin, serangan kimia yang begitu mengerikan di Suriah terhadap orang yang tidak bersalah, termasuk wanita, anak-anak kecil dan bahkan bayi kecil yang indah, kematian mereka sebuah penghinaan terhadap kemanusiaan,” kata Trump.

Negara-negara Barat telah menuding Damaskus selama serangan sementara oposisi Suriah menuduh pemerintah Suriah membom Khan Shaykhun dengan amunisi kimia.

Menteri Luar Negeri Suriah Walid al-Muallem mengatakan hari Kamis bahwa kelompok teroris terus menimbun senjata kimia di daerah perkotaan dan perumahan negara.

Muallem yakin bahwa Damaskus tidak dan tidak akan menggunakan senjata kimia, bahkan terhadap kelompok teroris sekalipun. (SFA)

Sumber: PTV

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: