Eropa

Transaksi Jahat Perusahaan Senjata Inggris dengan Saudi

Sabtu, 08 Oktober 2016,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Perusahaan raksasa Inggris yang bergerak dalam bidang industri militer “BAE Systems” sedang membuat kesepakatan senilai miliaran poundsterling dengan Arab Saudi, saat ini Inggris menjual sejumlah pesawat tempur kepada Arab Saudi. Sementara beberapa anggota parlemen Inggris melihat bahwa senjata ini akan digunakan dalam pelanggaran hak asasi manusia.

Perusahaan BAE Systems mengungkapkan bahwa perusahaannya sedang membicarakan kesepakatan persenjataan dengan Saudi senilai miliaran poundsterling, meskipun pihak mereka mengetahui bahwa Arab Saudi telah melakukan kejahatan perang di Yaman dengan menggunakan senjata buatan Inggris. (Baca: Perdagangan Senjata Antara Inggris dan Saudi Hanya Untuk Bunuhi Warga Yaman)

Kesepakatan antara perusahaan BAE Systems, pemerintah Inggris, dengan Saudi meliputi kerjasama dalam jangka waktu lima tahun dan perusahaan Inggris akan mengembangkan pesawat Hawk untuk Saudi. Perusahaan BEA Systems juga akan menjual 48 pesawat tempur Typhoon kepada Saudi dengan harga 4 miliar poundsterling. Tidak hanya itu, perusahaan ini juga menegaskan bahwa mereka sedang menyusun poin kesepakatan dan syarat-syarat kerja sama  militer yang akan berlaku hingga lima tahun mendatang dengan Saudi.

Sementara itu, para anggota parlemen Inggris meminta pemerintah Inggris untuk menghentikan ekspor senjata ke Arab Saudi hingga mereka menerima hasil penyelidikan dari laporan mengenai pelanggaran HAM yang telah dilakukan Arab Saudi dengan menggunakan senjata Inggris dalam serangan yang dilancarkan Arab Saudi ke Yaman. (Baca: Ribuan Warga Inggris Demo Tuntut Pemerintah Agar Hentikan Jual Senjata kepada Saudi)

Menjawab hal ini, pemerintah Inggris berdalih bahwa mereka telah memperoleh jaminan dari Arab Saudi yang menyatakan bahwa senjata-senjata tersebut tidak akan digunakan dalam rangka kejahatan perang ataupun dalam pelanggaran hak-hak asasi manusia di Yaman.

Baru-baru ini Rupert Colville, juru bicara dari Komisaris Tinggi PBB untuk hak asasi manusia mengumumkan bahwa lebih dari 4.000 warga sipil Yaman telah tewas dan sekitar 7.000 orang lainnya luka-luka selama 19 bulan akibat agresi militer Amerika-Saudi di Yaman. (SFA)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: