Fokus

Tokoh Militan Yordania Sebut Erdogan Kafir dan Thoghut

Foto Erdogan dan Al Maqdisi
Foto Erdogan dan Al Maqdisi

YORDANIA – Apakah ini akhir bulan madu Erdogan dengan kelompok “jihadi” (baca teroris al Qaeda) di Suriah? Setelah bertahun-tahun Erdogan mendukung kelompok Ekstrimis takfiri di Suriah mulai FSA sampai al-Qaeda (dan afiliasinya Jabhat Al-Nusra, ISIS dan puluhan lainnya) kini Erdogan di kafirkan ulama takfiri Yordania pendukung al Qaeda (Jabhat Al-Nusra) Abu Muhammad Al Maqdisi, dengan fatwanya “Erdogan Kafir, Thoghut dan sekuler”, seperti dilansir Raialyoum (11/08).

Baca: DIKECEWAKAN! ISIS Sebut Erdogan “Thaghut Ataturk”

Bagi kelompok ekstrimis takfiri dimana saja termasuk di negara kita  semua yang berseberangan dengan mereka disebut “kafir” atau minimal sesat.

Erdogan berubah haluan setelah benteng terakhir teroris Jabhat Al-Nusra dan afiliasinya di Idlib (perbatasan dengan Turki) akan segera dihabisi, dan kekuatannya di Suriah sudah tinggal nafas terakhir.

Erdogan menutup perbatasan dan akan menembak siapapun yang melewatinya, padahal sebelumnya dengan jasa Erdogan ribuan “Militan” (baca teroris) dari 100 negara lebih masuk ke Suriah lewat Turki termasuk supplai persenjataan.

Erdogan yang dulu membiarkan teroris merusak negara tetangganya sekarang tidak mau negaranya sendiri dibuat tempat-tinggal para teroris binaannya sendiri atau NATO (AS dan sekutunya).

Tokoh Salafi Yordania Abu Muhammad al-Maqdisi, melontarkan kritikan tajam kepada Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dengan sebutan kafir, dan pada saat yang sama menekankan bahwa Erdogan “bukan Islam”.

Baca: Presiden Turki “Erdogan” Akui Beri Dukungan Teroris Suriah

Al-Maqdisi menggambarkan, dalam kalimat tertulis yang berjudul “wawasan Erdogan setelah berlalunya waktu,” baru-baru ini diterbitkan oleh saluran dari media militan di “Telegram”, bahwa presiden Turki adalah seorang Thaghut, dan ia jelas-jelas sekuler secara eksplisit yang tidak menerima Islam secara hukum atau undang-undang.

Al-Maqdisi memperingatkan faksi bersenjata Suriah akan “tipuan” presiden Turki dengan bacaan ayat-ayat Al-Quran yang dilakukannya pada beberapa kesempatan, atau pengumuman dia menyatakan keluar dari koalisi Barat, padahal ia dan pasukannya masih besrsama Barat dan NATO”.

Sebelumnya al-Maqdisi menyerang Presiden Turki dengan menggambarkannya sebagai “seorang sekuler, meskipun ia bersebrangan dengan orang-orang sekuler. Karena dia menafsirkannya dengan memisahkan agama dari negara.

Baca: Kepala Staf Turki Bocorkan Keterlibatan Erdogan Bantu ISIS Kuasai Mosul

Abu Qatada, salah satu yang paling tersohor dari tokoh militan Salafi, menggambarkan “Presiden Turki bukan bagian dari Islam” karena “pendekatan Erdogan hari ini, besok dan setelah seribu tahun menampakkan sebuah contoh Negara sekuler, dan itulah yang dia yakini”. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: Komentar Erdogan Pembunuhan Jurnalis di Turki | SALAFY NEWS

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: