Amerika

Tillerson Sebut Nasib Assad di tangan Rusia

Selasa, 4 Juli 2017

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – Amerika Serikat ingin Rusia mempengaruhi kepemimpinan masa depan Suriah karena Damaskus telah mendapatkan kembali kendali penuh terhadap sebagian besar wilayahnya.

Sekretaris Negara AS Rex Tillerson menyampaikan pesan ini kepada Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres, menurut majalah Foreign Policy.

Dalam sebuah pertemuan pribadi pekan lalu, Tillerson mengatakan kepada Guterres bahwa masa depan Presiden Bashar al-Assad sekarang berada di tangan Moskow, kata laporan tersebut Senin (3/07).

“Apa yang terjadi dengan Assad adalah masalah Rusia, bukan pemerintah AS,” kata Tillerson kepada kepala PBB dalam pertemuan pribadi, menurut sumber yang dekat dengan majalah tersebut.

Hampir tiga bulan yang lalu, sekretaris negara telah bersikeras bahwa Assad harus pergi karena dugaan penggunaan senjata kimia.

Namun, jaminan terakhir Tillerson kepada Guterres memberi sinyal pada pemahaman baru Trump bahwa Moskow yang akan memutuskan masalah ini karena hubungan geopolitik antara Rusia dan Suriah dan dukungan Moskow terhadap Assad.

Dia juga memberi isyarat bahwa serangan militer AS terhadap pasukan pemerintah Suriah dalam beberapa bulan terakhir bersifat taktis dan tidak dimaksudkan untuk melemahkan pemerintah atau memperkuat kekuatan oposisi.

Ucapan Tillerson dianggap sebagai pertanda kemenangan pemerintah Suriah yang akan segera terjadi terhadap militan yang didukung AS dan sekutu regionalnya dalam konflik enam tahun yang menghancurkan itu.

Pengamat politik menilai ucapan diplomat AS tersebut sebagai kompromi atas nama administrasi Trump.

Rakyat Suriah yang memutuskan

“Rakyat Suriah harus menentukan masa depan politik negara mereka melalui sebuah proses politik,” kata seorang pejabat Departemen Luar Negeri AS yang diminta mengomentari ucapan Tillerson kepada Guterres.

Tillerson telah mengumumkan awal tahun ini bahwa masa depan Assad “akan diputuskan oleh orang-orang Suriah.”

Ucapan terbaru Tillerson yang mengumumkan keputusan untuk membiarkan Rusia memutuskan masa depan Assad pada malam pertemuan tatap muka Presiden Donald Trump minggu depan dengan Presiden Vladimir Putin di sela-sela KTT G20 di Jerman.

Tillerson mengatakan awal bulan ini bahwa Trump telah menugaskannya untuk memperbaiki hubungan AS-Rusia yang rusak. [Sfa]

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: