Headline News

The Times: DK PBB Cantumkan Koalisi Saudi di Yaman dalam Daftar Hitam

Senin, 21 Agustus 2017 – 00.19 Wib,

SALAFYNEWS.COM, LONDON – Surat kabar The Times mengatakan bahwa sebuah laporan yang  disusun di bawah mandat Dewan Keamanan PBB mencantumkan Arab Saudi dalam daftar hitam dan meminta Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres untuk mengambil keputusan yang tepat dan serius. (Baca: Dikecam Dunia Akhirnya Saudi Mengakui Serangan Brutalnya di Yaman)

Laporan tersebut yang dikutip oleh surat kabar Inggris adalah hasil dari apa yang disebut surat kabar tersebut sebagai “pembunuhan dan penganiayaan anak-anak di Yaman”. Laporan ini juga mengungkapkan bahwa ada laporan resmi yang menegaskan bahwa Arab Saudi bertanggung jawab atas setengah dari jumlah anak-anak yang tewas selama perang Yaman.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres diharapkan dapat menetapkan daftar tahunan PBB “List of Shame” dan mencantumkan nama negara-negara yang bertanggung jawab atas pelanggaran terburuk terhadap hak anak-anak dalam perang, termasuk Arab Saudi. (Baca: Demo Puluhan Ribu Warga Yaman Kecam Agresi Brutal Saudi dan AS)

Sebagaimana yang disebutkan surat kabar ini, laporan tersebut, yang dirilis di bawah mandat Dewan Keamanan PBB (DK PBB) melaporkan bahwa “pasukan koalisi Arab yang dipimpin oleh Arab Saudi bertanggung jawab atas 51% korban anak-anak di Yaman, di mana setidaknya ada 349 anak-anak yang tewas dan melukai 333 anak lainnya. Surat kabar ini mengatakan bahwa jumlah ini serupa dengan hasil investigaasi yang menyebabkan dimasukannya koalisi Arab Saudi ke dalam daftar hitam pada tahun lalu.

Surat kabar The Times menambahkan bahwa organisasi Save The Children mengirimkan sebuah surat kepada Guterres dan memintanya untuk memasukkan koalisi Arab yang dipimpin Arab Saudi ke dalam daftar hitaam  serta menyertakan petisi berisi 37.500 tanda tangan. Surat kabar ini menyebutkan bahwa delegasi Saudi untuk PBB menolak permintaan ini dan berkata bahwa “tidak ada alasan yang tepat untuk memasukkan Arab Saudi dalam daftar hitam, dan kami percaya bahwa PBB akan mengambil keputusan yang tepat”. (Baca: Inilah Serangan Paling Brutal dan Biadab Saudi-Amerika di Yaman)

Perlu diingat bahwa koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi telah memulai operasi militernya dan membombardir Yaman sejak Maret 2015. (SFA)

Sumber: Arabic.SputnikNews

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: