Eropa

The Guardian: Tangan Inggris Berlumuran Darah Warga Yaman

Minggu, 12 Februari 2017 – 06.-12 Wib, 

SALAFYNEWS.COM, INGGRIS – Surat kabar Inggris, The Guardian, telah menerbitkan sebuah artikel berjudul “Tangan Inggris Berlumuran Darah Yaman”. Di dalam artikel ini disebutkan tentang peran dari pemerintah London dan Riyadh dalam pembantaian berdarah warga sipil Yaman melalui penjualan senjata ke Arab Saudi. (Baca: Perdagangan Senjata Antara Inggris dan Saudi Hanya Untuk Bunuhi Warga Yaman)

Penulis Inggris, Owen Jones menegaskan dalam artikelnya yang diterbitkan oleh The Guardian bahwa koalisi yang dipimpin oleh Arab Saudi terhadap bangsa Yaman adalah pihak yang harus bertanggung jawab atas terbunuhnya sebagian besar warga sipil Yaman yang tak berdosa, karena sebagian besar dari warga Yaman tewas akibat penggunaan senjata buatan Inggris termasuk bom cluster yang termasuk dalam daftar senjata yang dilarang secara internasional.

Owen Jones juga mengatakan bahwa pemerintah Inggris telah mengabaikan semua bukti-bukti yang menunjukkan tentang penggunaan senjata yang telah ia pasok ke Arab Saudi dalam kejahatan perang yang dilakukan Saudi terhadap warga sipil Yaman, dan hal inilah yang membuat “tangan Inggris menjadi berlumuran darah warga Yaman”. (Baca: Riyadh Akui AS dan Inggris Bantai Rakyat Yaman)

The Guardian mengungkapkan bahwa sementara itu, Inggris tampak memberikan bantuan medis dan makanan kepada warga Yaman dengan salah satu tangannya, namun dengan tangganya yang lain ia juga menjual senjata dan peralatan militer dan taktis kepada koalisi Saudi untuk membombardir Yaman.

Jones mengungkapkan bahwa “umumnya anak-anak di setiap tempat tidak akan menggambar bom dan mayat ketika mereka memegang pensil warna dan kertas, akan tetapi aku baru saja bertemu dengan anak-anak Yaman di salah satu kamp pengungsi dan aku sangat terkejut ketika menyaksikan hasil-hasil gambaran mereka”. Jones menjelaskan bahwa salah satunya adalah gambar pesawat tempur yang menjatuhkan bom kepada orang-orang, sementara itu ada beberapa mayat, orang yang terluka dan sungai-sungai darah serta anak-anak yang duduk di samping salah satu mayat dan sedang menangis. (Baca: Pembantaian di Yaman Bukti Saudi Tak Faham Etika Perang, Kemanusiaan dan Islam)

Surat kabar ini menyimpulkan di akhir tulisannya dengan mengatakan bahwa agresi terhadap Yaman yang telah berlangsung hampir dua tahun, hingga saat ini telah merenggut lebih dari 10.000 nyawa warga sipil yang tak berdosa, dan agresi ini telah mengacaukan negara Yaman dalam krisis kemanusiaan yang serius. Surat kabar The Guardian menyerukan agar segera dihentikannya agresi ke Yaman dan membuka penyelidikan atas kejahatan perang yang telah dilakukan Arab Saudi dan Inggris terhadap Yaman. (SFA)

1 Comment

1 Comment

  1. Pingback: The Guardian: Tangan Inggris Berlumuran Darah Warga Yaman | ISLAM NKRI

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top
%d bloggers like this: