Amerika

The Guardian: Obama Mencoba Gusur Netanyahu Sebelum Trump Berkuasa

Sabtu, 31 Desember 2016,

SALAFYNEWS.COM, WASHINGTON – International Affairs Editor, Julian Borger mengatakan bahwa Presiden AS Barack Obama berupaya untuk mengakhiri kerjasama dengan sekutu internasionalnya berpacu dengan waktu, untuk melindungi apa saja yang tersisa dari proses penyelesaian di Timur Tengah, beberapa minggu sebelum akhir dari mandat pemerintahan dan sebelum mandat yang akan diserahkan ke pemerintahan Donald Trump.

Borger menegaskan bahwa saat ini kita menyaksikan buruknya hubungan Israel-AS hingga ke level terendah dalam beberapa dekade terakhir, karena efek dari resolusi PBB baru-baru ini soal penghentian pemukiman di Tepi Barat dan dianggap ilegal, Borger juga menyebut resolusi ini dengan “logat yang kuat”.

Borger menambahkan bahwa pemerintah Israel marah, dan menegaskan akan meningkatkan pembangunan permukiman di Tepi Barat dan Yerusalem Timur, sebagai kritik Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu kepada Presiden AS Barack Obama karena tidak menggunakan hak veto untuk mencegah resolusi tersebut.

Borger menegaskan bahwa Menteri Luar Negeri AS, John Kerry bermaksud untuk maju dengan rencana baru untuk penyelesaian berdasarkan solusi dua negara pada sebuah konferensi internasional di ibukota Paris, Perancis, yang akan dimulai pada pertengahan bulan depan atau 5 hari sejak pemerintahan Trump berfungsi.

Dia menegaskan bahwa rencana tersebut tidak bisa diharapkan di dukung oleh Donald Trump, untuk memindahkan kedutaan besar AS ke kota Yerusalem.

Borger mengatakan bahwa para pakar memperingatkan mengenai pemindahan kedutaan besar AS ke Yerusalem, bersama dengan penghentian pembangunan unit permukiman di Yerusalem Timur dan memindahkan ribuan pemukim untuk menetap di Yerusalem dapat menyebabkan gelombang kekerasan baru di wilayah tersebut.

Mengacu pada komentar Trump soal resolusi PBB tentang pemukiman, Borger dalam postingannya yang dipublikasikan di akun Twitter miliknya, mengatakan bahwa organisasi hanya mengundang orang-orang untuk saling bertemu dan memanfaatkan waktu yang baik.

Borger mengatakan bahwa duta yang dipilih oleh Trump untuk mewakili negaranya di Palestina David Friedman, dikenal dengan dukungannya yang kuat untuk pembangunan pemukiman. (SFA)

Sumber: Guardian

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

SalafyNews Media Islam Terpercaya, Dan Anti HOAX

Media yang Menjelaskan Tentang Cinta Tanah Air dan Bangsa

Gabung di FP FB Salafy News

Copyright © SALAFY NEWS 2015

To Top
%d bloggers like this: